<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title></title>
	<atom:link href="http://adhiionian.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://adhiionian.wordpress.com</link>
	<description>ok nggak ? :D</description>
	<lastBuildDate>Fri, 16 Apr 2010 17:52:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='adhiionian.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/32670969228559d56b07ebac7359d8c8?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title></title>
		<link>http://adhiionian.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://adhiionian.wordpress.com/osd.xml" title="" />
	<atom:link rel='hub' href='http://adhiionian.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Baru Sempet&#8230;</title>
		<link>http://adhiionian.wordpress.com/2010/04/16/baru-sempet/</link>
		<comments>http://adhiionian.wordpress.com/2010/04/16/baru-sempet/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Apr 2010 17:52:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adhiionian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adhiionian.wordpress.com/?p=178</guid>
		<description><![CDATA[wah sudah lama nggak berkarya di blog ini, mulai lagi ahh..<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adhiionian.wordpress.com&amp;blog=6565291&amp;post=178&amp;subd=adhiionian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>wah sudah lama nggak berkarya di blog ini, mulai lagi ahh..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adhiionian.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adhiionian.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adhiionian.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adhiionian.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adhiionian.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adhiionian.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adhiionian.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adhiionian.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adhiionian.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adhiionian.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adhiionian.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adhiionian.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adhiionian.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adhiionian.wordpress.com/178/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adhiionian.wordpress.com&amp;blog=6565291&amp;post=178&amp;subd=adhiionian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adhiionian.wordpress.com/2010/04/16/baru-sempet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/464adebaf6ae30f0ecf0ba62c94f8733?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adhiionian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lomba Blog 2009</title>
		<link>http://adhiionian.wordpress.com/2009/04/03/lomba-blog-2009/</link>
		<comments>http://adhiionian.wordpress.com/2009/04/03/lomba-blog-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Apr 2009 14:29:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adhiionian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adhiionian.wordpress.com/?p=171</guid>
		<description><![CDATA[Melihat Batam Melalui Blog Hingga saat ini, setiap kali memasukkan kata BATAM di mesin pencari, yang muncul adalah deretan dokumen yang sama sekali berbeda dengan harapan. Oleh sebab itu Batam Blogger Community dalam rangka membantu Pemerintah Kota Batam dalam program Batam Digital Island, menyelenggarakan lomba menulis di media online berupa blog dengan tema “Melihat Batam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adhiionian.wordpress.com&amp;blog=6565291&amp;post=171&amp;subd=adhiionian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2><a title="Permanent Link: Melihat Batam Melalui Blog" rel="bookmark" href="http://lombablog.batamblogger.com/pengumuman/melihat-batam-melalui-blog/"><a rel="attachment wp-att-173" href="http://adhiionian.wordpress.com/2009/04/03/lomba-blog-2009/lomba-blog-bbc/"><img class="alignleft size-full wp-image-173" style="margin-left:4px;margin-right:4px;" title="lomba-blog-bbc" src="http://adhiionian.files.wordpress.com/2009/04/lomba-blog-bbc.gif?w=180&#038;h=180" alt="lomba-blog-bbc" width="180" height="180" /></a>Melihat Batam Melalui Blog</a></h2>
<p>Hingga saat ini, setiap kali memasukkan kata <strong>BATAM</strong> di mesin pencari, yang muncul adalah deretan dokumen yang sama sekali berbeda dengan harapan. Oleh sebab itu <strong><a href="http://batamblogger.com/">Batam Blogger Community</a></strong> dalam rangka membantu <strong>Pemerintah Kota Batam</strong> dalam program<strong> <a href="http://batamdigitalisland.com/">Batam Digital Island</a></strong>, menyelenggarakan  lomba menulis di media online berupa blog dengan tema <strong>“Melihat Batam Melalui Blog” </strong></p>
<p><strong><span id="more-171"></span><br />
</strong></p>
<p>Kompetisi menulis blog ini mengajak anda semua untuk berbagi cerita, pengalaman serta impian untuk Batam. Adapun tujuan serta harapan dengan diselenggarakan lomba menulis dalam blog ini, agar informasi yang ada di Batam ini akan semakin banyak diketahui oleh masyarakat Indonesia serta dunia, baik tentang informasi keberadaan wisata, kuliner, lingkungan dan informasi lainnya yang berhubungan dengan Batam melalui media internet.</p>
<p>Lewat kompetisi blog ini, anda dapat menarikan jari jari anda untuk menuangkan ide dan pikiran dalam blog anda sendiri. Lewat lomba ini juga anda dapat melatih kemampuan merangkai kata kata yang mampu menjadi kalimat dalam satu cerita yang akan dibaca oleh orang sedunia yang menemukan tulisan anda di internet.</p>
<p><strong>Waktu Pelaksanaan Kompetisi</strong>:</p>
<ul>
<li><strong><a href="http://lombablog.batamblogger.com/wp-login.php?action=register">Pendaftaran peserta</a></strong> dan <a href="http://lombablog.batamblogger.com/kirim-tulisan/"><strong>pengiriman tulisan</strong></a>: <strong>1 &#8211; 25 april 2009</strong></li>
<li>Pengumuman akan di laksanakan pada tanggal <strong>2 Mei 2009</strong> bertepatan dengan hari pendidikan nasional, <em>informasi tempat menyusul</em>.</li>
</ul>
<p><strong>Kategori Peserta</strong>:</p>
<ul>
<li>Umum / Mahasiswa</li>
<li>Pelajar</li>
</ul>
<p><strong>Syarat-syarat Peserta</strong> :</p>
<ul>
<li>Peserta lomba adalah warga Batam.</li>
<li>Peserta dapat mendaftarkan secara online blog yang diikutsertakan <strong>1 &#8211; 25 April 2009</strong> <a title="klick disini untuk mendaftarkan sebagai peserta lomba ngeblog batam blogger community" href="http://lombablog.batamblogger.com/wp-login.php?action=register"><strong>disini</strong></a>. <em>Diwajibkan mengisi data sesuai indentitas yang masih berlaku</em>.</li>
<li>Peserta yang telah terdaftar diwajibkan menaruh <strong><a href="http://lombablog.batamblogger.com/pasang-banner/">banner online lomba ngeblog</a></strong> yang telah disediakan sebagai bukti bahwa blog tsb peserta lomba.</li>
</ul>
<p><strong>Peraturan Kompetisi </strong>:</p>
<ul>
<li>Tema lomba adalah <strong>MELIHAT BATAM MELALUI BLOG</strong>.</li>
<li>Peserta wajib menuliskan entry / post / tulisan tentang Batam, didalam blog yang telah didaftarkan, serta diharapkan ada minimal 5 tulisan tentang Batam di blog tersebut.</li>
<li>Peserta wajib mengirimkan tulisan yang akan diikutkan lomba <strong><a href="http://lombablog.batamblogger.com/kirim-tulisan/">disini</a>. </strong>Tulisan yang telah tersubmit akan ditampilkan di web ini.</li>
<li>Posting yang diikutkan harus dipublikasikan pada saat kompetisi sedang berlangsung, bukan postingan yang sudah dibuat sebelumnya dan belum pernah dipublikasikan.</li>
<li>Postingan / tulisan harus karya sendiri, bukan hasil karya tulisan orang lain.</li>
<li>Tulisan bisa berupa bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.</li>
</ul>
<p><strong>Kategori Penilaian Kompetisi</strong> :</p>
<ul>
<li>Isi yang sesuai dengan tema yang sedang dilombakan.</li>
<li>Kreativitas, eksplorasi ide dan ruang lingkup informasi yang digunakan dalam tulisan yang diikutsertakan.</li>
<li>Adanya usaha pemilik blog mempromosikan tulisannya / konten tersebut.</li>
<li>Segi design tampilan / navigasi blog.</li>
<li>Keputusan dewan juri tidak bisa diganggu gugat.</li>
</ul>
<p><strong>Hadiah</strong>:</p>
<ul>
<li>Laptop</li>
<li>Blackberry</li>
<li>Hand Phone</li>
<li>Gratis daftar speedy bagi semua peserta lomba</li>
<li>DLL</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adhiionian.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adhiionian.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adhiionian.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adhiionian.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adhiionian.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adhiionian.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adhiionian.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adhiionian.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adhiionian.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adhiionian.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adhiionian.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adhiionian.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adhiionian.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adhiionian.wordpress.com/171/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adhiionian.wordpress.com&amp;blog=6565291&amp;post=171&amp;subd=adhiionian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adhiionian.wordpress.com/2009/04/03/lomba-blog-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/464adebaf6ae30f0ecf0ba62c94f8733?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adhiionian</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://adhiionian.files.wordpress.com/2009/04/lomba-blog-bbc.gif" medium="image">
			<media:title type="html">lomba-blog-bbc</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hukum Menyanyi Dan Musik Dalam Fiqih Islam</title>
		<link>http://adhiionian.wordpress.com/2009/03/26/hukum-menyanyi-dan-musik-dalam-fiqih-islam/</link>
		<comments>http://adhiionian.wordpress.com/2009/03/26/hukum-menyanyi-dan-musik-dalam-fiqih-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2009 12:59:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adhiionian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adhiionian.wordpress.com/?p=149</guid>
		<description><![CDATA[Ditulis oleh Farid Ma&#8217;ruf di/pada 18 Januari 2007 Soal: Ustadz yang terhormat, saya mau nanya bagaimana hukumnya menanyi dan musik dalam pandangan Islam? Karena ada sebagian ulama yang mengharamkan, tapi ada sebagian ulama yang membolehkan. Mohon penjelasannya. Jawab: 1. Pendahuluan Keprihatinan yang dalam akan kita rasakan, kalau kita melihat ulah generasi muda Islam saat ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adhiionian.wordpress.com&amp;blog=6565291&amp;post=149&amp;subd=adhiionian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="date">Ditulis oleh <a href="http://faridmaruf.wordpress.com/">Farid Ma&#8217;ruf</a> di/pada 18 Januari 2007</p>
<p><strong>Soal:</strong> <em>Ustadz yang terhormat, saya mau nanya bagaimana hukumnya menanyi dan musik dalam pandangan Islam? Karena ada sebagian ulama yang mengharamkan, tapi ada sebagian ulama yang membolehkan. Mohon penjelasannya</em>.</p>
<p><strong>Jawab: 1. Pendahuluan</strong></p>
<p>Keprihatinan yang dalam akan kita rasakan, kalau kita melihat ulah generasi muda Islam saat ini yang cenderung liar dalam bermain musik atau bernyanyi. Mungkin mereka berkiblat kepada penyanyi atau kelompok musik terkenal yang umumnya memang bermental bejat dan bobrok serta tidak berpegang dengan nilai-nilai Islam.</p>
<p><span id="more-149"></span></p>
<p><!--kayaknya asyk, lanjut ah--></p>
<p>Atau mungkin juga, mereka cukup sulit atau jarang mendapatkan teladan permainan musik dan nyanyian yang Islami di tengah suasana hedonistik yang mendominasi kehidupan saat ini. Walhasil, generasi muda Islam akhirnya cenderung membebek kepada para pemusik atau penyanyi sekuler yang sering mereka saksikan atau dengar di TV, radio, kaset, VCD, dan berbagai media lainnya.</p>
<p><!--kayaknya asyk, lanjut ah....:)--></p>
<p>Tak dapat diingkari, kondisi memprihatinkan tersebut tercipta karena sistem kehidupan kita telah menganut paham sekularisme yang sangat bertentangan dengan Islam. <strong>Muhammad Quthb</strong> mengatakan sekularisme adalah <em>iqamatul hayati ‘ala ghayri asasin minad dîn</em>, artinya, mengatur kehidupan dengan tidak berasaskan agama (Islam). Atau dalam bahasa yang lebih tajam, sekularisme menurut <strong>Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani</strong> adalah memisahkan agama dari segala urusan kehidupan (<em>fashl ad-din ‘an al-hayah</em>) (<strong>Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani</strong>, <strong><em>Nizhâm Al-Islâm</em></strong>, hal. 25). Dengan demikian, sekularisme sebenarnya tidak sekedar terwujud dalam pemisahan agama dari dunia politik, tetapi juga nampak dalam pemisahan agama dari urusan seni budaya, termasuk seni musik dan seni vokal (nyanyian).</p>
<p>Kondisi ini harus segera diakhiri dengan jalan mendobrak dan merobohkan sistem kehidupan sekuler yang ada, lalu di atas reruntuhannya kita bangun sistem kehidupan Islam, yaitu sebuah sistem kehidupan yang berasaskan semata pada Aqidah Islamiyah sebagaimana dicontohkan Rasulullah Saw dan para shahabatnya. Inilah solusi fundamental dan radikal terhadap kondisi kehidupan yang sangat rusak dan buruk sekarang ini, sebagai akibat penerapan paham sekulerisme yang kufur. Namun demikian, di tengah perjuangan kita mewujudkan kembali masyarakat Islami tersebut, bukan berarti kita saat ini tidak berbuat apa-apa dan hanya berpangku tangan menunggu perubahan. Tidak demikian. Kita tetap wajib melakukan Islamisasi pada hal-hal yang dapat kita jangkau dan dapat kita lakukan, seperti halnya bermain musik dan bernyanyi sesuai ketentuan Islam dalam ruang lingkup kampus kita atau lingkungan kita.</p>
<p>Tulisan ini bertujuan menjelaskan secara ringkas hukum musik dan menyanyi dalam pandangan fiqih Islam. Diharapkan, norma-norma Islami yang disampaikan dalam makalah ini tidak hanya menjadi bahan perdebatan akademis atau menjadi wacana semata, tetapi juga menjadi acuan dasar untuk merumuskan bagaimana bermusik dan bernyanyi dalam perspektif Islam. Selain itu, tentu saja perumusan tersebut diharapkan akan bermuara pada pengamalan konkret di lapangan, berupa perilaku Islami yang nyata dalam aktivitas bermain musik atau melantunkan lagu. Minimal di kampus atau lingkungan kita.</p>
<p><strong>2. Definisi Seni</strong></p>
<p>Karena bernyanyi dan bermain musik adalah bagian dari seni, maka kita akan meninjau lebih dahulu definisi seni, sebagai proses pendahuluan untuk memahami fakta (<em>fahmul waqi’</em>) yang menjadi objek penerapan hukum. Dalam <strong><em>Ensiklopedi Indonesia</em></strong> disebutkan bahwa <em>seni</em> adalah penjelmaan rasa indah yang terkandung dalam jiwa manusia, yang dilahirkan dengan perantaraan alat komunikasi ke dalam bentuk yang dapat ditangkap oleh indera pendengar (seni suara), indera pendengar (seni lukis), atau dilahirkan dengan perantaraan gerak (seni tari, drama) (<strong>Dr. Abdurrahman al-Baghdadi</strong>, <strong><em>Seni Dalam Pandangan Islam</em></strong>, hal. 13).</p>
<p>Adapun seni musik (<em>instrumental art</em>) adalah seni yang berhubungan dengan alat-alat musik dan irama yang keluar dari alat-alat musik tersebut. Seni musik membahas antara lain cara memainkan instrumen musik, cara membuat not, dan studi bermacam-macam aliran musik. Seni musik ini bentuknya dapat berdiri sendiri sebagai seni instrumentalia (tanpa vokal) dan dapat juga disatukan dengan seni vokal. Seni instrumentalia, seperti telah dijelaskan di muka, adalah seni yang diperdengarkan melalui media alat-alat musik. Sedang seni vokal, adalah seni yang diungkapkan dengan cara melagukan syair melalui perantaraan oral (suara saja) tanpa iringan instrumen musik. Seni vokal tersebut dapat digabungkan dengan alat-alat musik tunggal (gitar, biola, piano, dan lain-lain) atau dengan alat-alat musik majemuk seperti band, orkes simfoni, karawitan, dan sebagainya (<strong>Dr. Abdurrahman al-Baghdadi</strong>, <strong><em>Seni Dalam Pandangan Islam</em></strong>, hal. 13-14). Inilah sekilas penjelasan fakta seni musik dan seni vokal yang menjadi topik pembahasan.</p>
<p><strong>3. Tinjauan Fiqih Islam</strong></p>
<p>Dalam pembahasan hukum musik dan menyanyi ini, penulis melakukan pemilahan hukum berdasarkan variasi dan kompleksitas fakta yang ada dalam aktivitas bermusik dan menyanyi. Menurut penulis, terlalu sederhana jika hukumnya hanya digolongkan menjadi dua, yaitu hukum memainkan musik dan hukum menyanyi. Sebab fakta yang ada, lebih beranekaragam dari dua aktivitas tersebut. Maka dari itu, paling tidak, ada 4 (empat) hukum fiqih yang berkaitan dengan aktivitas bermain musik dan menyanyi, yaitu:</p>
<p><strong><em>Pertama</em></strong>, hukum melantunkan nyanyian (<em>ghina’</em>).</p>
<p><strong><em>Kedua</em></strong>, hukum mendengarkan nyanyian.</p>
<p><strong><em>Ketiga</em></strong>, hukum memainkan alat musik.</p>
<p><strong><em>Keempat</em></strong>, hukum mendengarkan musik.</p>
<p>Di samping pembahasan ini, akan disajikan juga tinjauan fiqih Islam berupa kaidah-kaidah atau patokan-patokan umum, agar aktivitas bermain musik dan bernyanyi tidak tercampur dengan kemaksiatan atau keharaman.</p>
<p>Ada baiknya penulis sampaikan, bahwa hukum menyanyi dan bermain musik bukan hukum yang disepakati oleh para fuqaha, melainkan hukum yang termasuk dalam masalah <em>khilafiyah</em>. Jadi para ulama mempunyai pendapat berbeda-beda dalam masalah ini (<strong>Syaikh Abdurrahman al-Jaziri</strong>, <strong><em>Kitab al-Fiqh ‘Ala al-Madzahib al-Arba’ah</em></strong>, hal. 41-42; <strong>Syaikh Muhammad asy-Syuwaiki</strong>, <strong><em>Al-Khalash wa Ikhtilaf an-Nas</em></strong>, hal. 96; <strong>Dr. Abdurrahman al-Baghdadi</strong>, <strong><em>Seni Dalam Pandangan Islam</em></strong>, hal. 21-25; <strong>Toha Yahya Omar</strong>, <strong><em>Hukum Seni Musik, Seni Suara, Dan Seni Tari Dalam Islam</em></strong>, hal. 3). Karena itu, boleh jadi pendirian penulis dalam tulisan ini akan berbeda dengan pendapat sebagian fuqaha atau ulama lainnya. Pendapat-pendapat Islami seputar musik dan menyanyi yang berbeda dengan pendapat penulis, tetap penulis hormati.</p>
<p><strong>3.1. Hukum Melantunkan Nyanyian (<em>al-Ghina’</em> / <em>at-Taghanni</em>)</strong></p>
<p>Para ulama berbeda pendapat mengenai hukum menyanyi (<em>al-ghina’</em> / <em>at-taghanni</em>). Sebagian mengharamkan nyanyian dan sebagian lainnya menghalalkan. Masing-masing mempunyai dalilnya sendiri-sendiri. Berikut sebagian dalil masing-masing, seperti diuraikan oleh <strong>al-Ustadz Muhammad al-Marzuq Bin Abdul Mu’min al-Fallaty</strong> mengemukakan dalam kitabnya <strong><em>Saiful Qathi’i lin-Niza’</em></strong> bab <em>Fi Bayani Tahrimi al-Ghina’ wa Tahrim Istima’ Lahu</em> (Musik. <a href="http://www.ashifnet.tripod.com%29,/" target="_blank"><span style="font-size:7.5pt;">http://www.ashifnet.tripod.com),/</span></a> juga oleh <strong>Dr. Abdurrahman al-Baghdadi</strong> dalam bukunya <strong><em>Seni dalam Pandangan Islam</em></strong> (hal. 27-38), dan <strong>Syaikh Muhammad asy-Syuwaiki</strong> dalam <strong><em>Al-Khalash wa Ikhtilaf an-Nas</em></strong> (hal. 97-101):</p>
<p><strong>A. Dalil-Dalil Yang Mengharamkan Nyanyian:</strong></p>
<p><strong>a.</strong> Berdasarkan firman Allah:</p>
<p>“<em>Dan di antara manusia ada orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna (lahwal hadits) untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu ejekan. Mereka itu akan memperoleh adzab yang menghinakan.</em>” (<strong>Qs. Luqmân [31]: 6</strong>)</p>
<p>Beberapa ulama menafsirkan maksud <em>lahwal hadits</em> ini sebagai nyanyian, musik atau lagu, di antaranya <strong>al-Hasan</strong>, <strong>al-Qurthubi</strong>, <strong>Ibnu Abbas</strong> dan <strong>Ibnu Mas’ud</strong>.</p>
<p>Ayat-ayat lain yang dijadikan dalil pengharaman nyanyian adalah <strong>Qs. an-Najm [53]: 59-61</strong>; dan <strong>Qs. al-Isrâ’ [17]: 64</strong> (<strong>Abi Bakar Jabir al-Jazairi</strong>, <strong><em>Haramkah Musik Dan Lagu? (al-I’lam bi Anna al-‘Azif wa al-Ghina Haram)</em></strong>, hal. 20-22).</p>
<p><strong>b.</strong> Hadits Abu Malik Al-Asy’ari ra bahwa Rasulullah Saw bersabda:</p>
<p>“<em>Sesungguhnya akan ada di kalangan umatku golongan yang menghalalkan zina, sutera, arak, dan alat-alat musik (<strong>al-ma’azif</strong>).</em>” [<strong>HR. Bukhari</strong>, <strong><em>Shahih Bukhari</em></strong>, hadits no. 5590].</p>
<p><strong>c.</strong> Hadits Aisyah ra Rasulullah Saw bersabda:</p>
<p>“<em>Sesungguhnya Allah mengharamkan nyanyian-nyanyian (<strong>qoynah</strong>) dan menjualbelikannya, mempelajarinya atau mendengar-kannya.</em>” Kemudian beliau membacakan ayat di atas. [<strong>HR. Ibnu Abi Dunya</strong> dan <strong>Ibnu Mardawaih</strong>].</p>
<p><strong>d.</strong> Hadits dari Ibnu Mas’ud ra, Rasulullah Saw bersabda:</p>
<p>“<em>Nyanyian itu bisa menimbulkan nifaq, seperti air menumbuhkan kembang.</em>” [<strong>HR. Ibnu Abi Dunya</strong> dan <strong>al-Baihaqi</strong>, hadits mauquf].</p>
<p><strong>e.</strong> Hadits dari Abu Umamah ra, Rasulullah Saw bersabda:</p>
<p>“<em>Orang yang bernyanyi, maka Allah SWT mengutus padanya dua syaitan yang menunggangi dua pundaknya dan memukul-mukul tumitnya pada dada si penyanyi sampai dia berhenti.</em>” [<strong>HR. Ibnu Abid Dunya.</strong>].</p>
<p><strong>f.</strong> Hadits yang diriwayatkan oleh <strong>Ibnu ‘Auf ra</strong> bahwa Rasulullah Saw bersabda:</p>
<p>“<em>Sesungguhnya aku dilarang dari suara yang hina dan sesat, yaitu: 1. Alunan suara nyanyian yang melalaikan dengan iringan seruling syaitan (mazamirus syaithan). 2. Ratapan seorang ketika mendapat musibah sehingga menampar wajahnya sendiri dan merobek pakaiannya dengan ratapan syetan (rannatus syaithan).</em>”</p>
<p><strong>B. Dalil-Dalil Yang Menghalalkan Nyanyian:</strong></p>
<p><strong>a.</strong> Firman Allah SWT:</p>
<p>“<em>Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik yang telah Allah halalkan bagi kamu dan janganlah kamu melampaui batas, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang melampaui batas.</em>” (<strong>Qs. al-Mâ’idah [5]: 87</strong>).</p>
<p><strong>b.</strong> Hadits dari Nafi’ ra, katanya:</p>
<p>Aku berjalan bersama Abdullah Bin Umar ra. Dalam perjalanan kami mendengar suara seruling, maka dia menutup telinganya dengan telunjuknya terus berjalan sambil berkata; “<em>Hai Nafi, masihkah kau dengar suara itu?</em>” sampai aku menjawab tidak. Kemudian dia lepaskan jarinya dan berkata; “<em>Demikianlah yang dilakukan Rasulullah Saw.</em>” [<strong>HR. Ibnu Abid Dunya</strong> dan <strong>al-Baihaqi</strong>].</p>
<p><strong>c.</strong> Ruba’i Binti Mu’awwidz Bin Afra berkata:</p>
<p>Nabi Saw mendatangi pesta perkawinanku, lalu beliau duduk di atas dipan seperti dudukmu denganku, lalu mulailah beberapa orang hamba perempuan kami memukul gendang dan mereka menyanyi dengan memuji orang yang mati syahid pada perang Badar. Tiba-tiba salah seorang di antara mereka berkata: “<em>Di antara kita ada Nabi Saw yang mengetahui apa yang akan terjadi kemudian.</em>” Maka Nabi Saw bersabda:</p>
<p>“<em>Tinggalkan omongan itu. Teruskanlah apa yang kamu (nyanyikan) tadi.</em>” [<strong>HR. Bukhari</strong>, dalam <strong><em>Fâth al-Bârî</em></strong>, juz. III, hal. 113, dari Aisyah ra].</p>
<p><strong>d.</strong> Dari Aisyah ra; dia pernah menikahkan seorang wanita kepada pemuda Anshar. Tiba-tiba Rasulullah Saw bersabda:</p>
<p>“<em>Mengapa tidak kalian adakan permainan karena orang Anshar itu suka pada permainan.</em>” [<strong>HR. Bukhari</strong>].</p>
<p><strong>e.</strong> Dari Abu Hurairah ra, sesungguhnya Umar melewati shahabat Hasan sedangkan ia sedang melantunkan syi’ir di masjid. Maka Umar memicingkan mata tidak setuju. Lalu Hasan berkata:</p>
<p>“<em>Aku pernah bersyi’ir di masjid dan di sana ada orang yang lebih mulia daripadamu (yaitu Rasulullah Saw)</em>” [<strong>HR. Muslim</strong>, juz II, hal. 485].</p>
<p><strong>C. Pandangan Penulis</strong></p>
<p>Dengan menelaah dalil-dalil tersebut di atas (dan dalil-dalil lainnya), akan nampak adanya kontradiksi (<em>ta’arudh</em>) satu dalil dengan dalil lainnya. Karena itu kita perlu melihat kaidah-kaidah ushul fiqih yang sudah masyhur di kalangan ulama untuk menyikapi secara bijaksana berbagai dalil yang nampak bertentangan itu.</p>
<p><strong>Imam asy-Syafi’i</strong> mengatakan bahwa tidak dibenarkan dari Nabi Saw ada dua hadits shahih yang saling bertentangan, di mana salah satunya menafikan apa yang ditetapkan yang lainnya, kecuali dua hadits ini dapat dipahami salah satunya berupa hukum khusus sedang lainnya hukum umum, atau salah satunya global (<em>ijmal</em>) sedang lainnya adalah penjelasan (<em>tafsir</em>). Pertentangan hanya terjadi jika terjadi <em>nasakh</em> (penghapusan hukum), meskipun mujtahid belum menjumpai nasakh itu (<strong>Imam asy-Syaukani</strong>, <strong><em>Irsyadul Fuhul Ila Tahqiq al-Haq min ‘Ilm al-Ushul</em></strong>, hal. 275).</p>
<p>Karena itu, jika ada dua kelompok dalil hadits yang nampak bertentangan, maka sikap yang lebih tepat adalah melakukan kompromi (<em>jama’</em>) di antara keduanya, bukan menolak salah satunya. Jadi kedua dalil yang nampak bertentangan itu semuanya diamalkan dan diberi pengertian yang memungkinkan sesuai proporsinya. Itu lebih baik daripada melakukan tarjih, yakni menguatkan salah satunya dengan menolak yang lainnya. Dalam hal ini <strong>Syaikh Dr. Muhammad Husain Abdullah</strong> menetapkan kaidah ushul fiqih:</p>
<p><strong>Al-‘amal bi ad-dalilaini —walaw min wajhin— awlâ min ihmali ahadihima</strong> “<em>Mengamalkan dua dalil —walau pun hanya dari satu segi pengertian— lebih utama daripada meninggalkan salah satunya.</em>” (<strong>Syaikh Dr. Muhammad Husain Abdullah</strong>, <strong><em>Al-Wadhih fi Ushul Al-Fiqh</em></strong>, hal. 390).</p>
<p>Prinsip yang demikian itu dikarenakan pada dasarnya suatu dalil itu adalah untuk diamalkan, bukan untuk ditanggalkan (tak diamalkan). <strong>Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani</strong> menyatakan:</p>
<p><strong><em>Al-ashlu fi ad-dalil al-i’mal lâ al-ihmal</em></strong> “<em>Pada dasarnya dalil itu adalah untuk diamalkan, bukan untuk ditanggalkan.</em>” (<strong>Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani</strong>, <strong><em>Asy-Syakhshiyah al-Islamiyah</em></strong>, juz 1, hal. 239).</p>
<p>Atas dasar itu, kedua dalil yang seolah bertentangan di atas dapat dipahami sebagai berikut : bahwa dalil yang mengharamkan menunjukkan hukum umum nyanyian. Sedang dalil yang membolehkan, menunjukkan hukum khusus, atau perkecualian (<em>takhsis</em>), yaitu bolehnya nyanyian pada tempat, kondisi, atau peristiwa tertentu yang dibolehkan syara’, seperti pada hari raya. Atau dapat pula dipahami bahwa dalil yang mengharamkan menunjukkan keharaman nyanyian secara mutlak. Sedang dalil yang menghalalkan, menunjukkan bolehnya nyanyian secara <em>muqayyad</em> (ada batasan atau kriterianya) (<strong>Dr. Abdurrahman al-Baghdadi</strong>, <strong><em>Seni Dalam Pandangan Islam</em></strong>, hal. 63-64; <strong>Syaikh Muhammad asy-Syuwaiki</strong>, <strong><em>Al-Khalash wa Ikhtilaf an-Nas</em></strong>, hal. 102-103).</p>
<p>Dari sini kita dapat memahami bahwa nyanyian ada yang diharamkan, dan ada yang dihalalkan. <strong>Nyanyian haram</strong> didasarkan pada dalil-dalil yang mengharamkan nyanyian, yaitu nyanyian yang disertai dengan kemaksiatan atau kemunkaran, baik berupa perkataan (<em>qaul</em>), perbuatan (<em>fi’il</em>), atau sarana (<em>asy-yâ’</em>), misalnya disertai khamr, zina, penampakan aurat, <em>ikhtilath</em> (campur baur pria–wanita), atau syairnya yang bertentangan dengan syara’, misalnya mengajak pacaran, mendukung pergaulan bebas, mempropagandakan sekularisme, liberalisme, nasionalisme, dan sebagainya. <strong>Nyanyian halal</strong> didasarkan pada dalil-dalil yang menghalalkan, yaitu nyanyian yang kriterianya adalah bersih dari unsur kemaksiatan atau kemunkaran. Misalnya nyanyian yang syairnya memuji sifat-sifat Allah SWT, mendorong orang meneladani Rasul, mengajak taubat dari judi, mengajak menuntut ilmu, menceritakan keindahan alam semesta, dan semisalnya (<strong>Dr. Abdurrahman al-Baghdadi</strong>, <strong><em>Seni Dalam Pandangan Islam</em></strong>, hal. 64-65; <strong>Syaikh Muhammad asy-Syuwaiki</strong>, <strong><em>Al-Khalash wa Ikhtilaf an-Nas</em></strong>, hal. 103).</p>
<p><strong>3.2. Hukum Mendengarkan Nyanyian</strong></p>
<p><strong>a. Hukum Mendengarkan Nyanyian (<em>Sama’ al-Ghina’</em>) </strong></p>
<p>Hukum menyanyi tidak dapat disamakan dengan hukum mendengarkan nyanyian. Sebab memang ada perbedaan antara melantunkan lagu (<em>at-taghanni bi al-ghina’</em>) dengan mendengar lagu (<em>sama’ al-ghina’</em>). Hukum melantunkan lagu termasuk dalam hukum <em>af-‘âl</em> (perbuatan) yang hukum asalnya wajib terikat dengan hukum syara’ (<em>at-taqayyud bi al-hukm asy-syar’i</em>). Sedangkan mendengarkan lagu, termasuk dalam hukum <em>af-‘âl jibiliyah</em>, yang hukum asalnya mubah. <em>Af-‘âl jibiliyyah</em> adalah perbuatan-perbuatan alamiah manusia, yang muncul dari penciptaan manusia, seperti berjalan, duduk, tidur, menggerakkan kaki, menggerakkan tangan, makan, minum, melihat, membaui, mendengar, dan sebagainya. Perbuatan-perbuatan yang tergolong kepada <em>af-‘âl jibiliyyah</em> ini hukum asalnya adalah mubah, kecuali adfa dalil yang mengharamkan. Kaidah syariah menetapkan:</p>
<p><strong>Al-ashlu fi al-af’âl al-jibiliyah al-ibahah</strong> “<em>Hukum asal perbuatan-perbuatan jibiliyyah, adalah mubah.</em>” (<strong>Syaikh Muhammad asy-Syuwaiki</strong>, <strong><em>Al-Khalash wa Ikhtilaf an-Nas</em></strong>, hal. 96).</p>
<p>Maka dari itu, melihat —sebagai perbuatan jibiliyyah— hukum asalnya adalah boleh (<em>ibahah</em>). Jadi, melihat apa saja adalah boleh, apakah melihat gunung, pohon, batu, kerikil, mobil, dan seterusnya. Masing-masing ini tidak memerlukan dalil khusus untuk membolehkannya, sebab melihat itu sendiri adalah boleh menurut syara’. Hanya saja jika ada dalil khusus yang mengaramkan melihat sesuatu, misalnya melihat aurat wanita, maka pada saat itu melihat hukumnya haram.</p>
<p>Demikian pula mendengar. Perbuatan mendengar termasuk perbuatan jibiliyyah, sehingga hukum asalnya adalah boleh. Mendengar suara apa saja boleh, apakah suara gemericik air, suara halilintar, suara binatang, juga suara manusia termasuk di dalamnya nyanyian. Hanya saja di sini ada sedikit catatan. Jika suara yang terdengar berisi suatu aktivitas maksiat, maka meskipun mendengarnya mubah, ada kewajiban amar ma’ruf nahi munkar, dan tidak boleh mendiamkannya. Misalnya kita mendengar seseorang mengatakan, “<em>Saya akan membunuh si Fulan!</em>” Membunuh memang haram. Tapi perbuatan kita mendengar perkataan orang tadi, sebenarnya adalah mubah, tidak haram. Hanya saja kita berkewajiban melakukan amar ma’ruf nahi munkar terhadap orang tersebut dan kita diharamkan mendiamkannya.</p>
<p>Demikian pula hukum mendengar nyanyian. Sekedar mendengarkan nyanyian adalah mubah, bagaimanapun juga nyanyian itu. Sebab mendengar adalah perbuatan jibiliyyah yang hukum asalnya mubah. Tetapi jika isi atau syair nyanyian itu mengandung kemungkaran, kita tidak dibolehkan berdiam diri dan wajib melakukan amar ma’ruf nahi munkar. Nabi Saw bersabda:</p>
<p>“<em>Siapa saja di antara kalian melihat kemungkaran, ubahlah kemungkaran itu dengan tangannya (kekuatan fisik). Jika tidak mampu, ubahlah dengan lisannya (ucapannya). Jika tidak mampu, ubahlah dengan hatinya (dengan tidak meridhai). Dan itu adalah selemah-lemah iman.</em>” [<strong>HR. Imam Muslim</strong>, <strong>an-Nasa’i</strong>, <strong>Abu Dawud</strong> dan <strong>Ibnu Majah</strong>].</p>
<p><strong>b. Hukum Mendengar Nyanyian Secara Interaktif (<em>Istima’ al-Ghina’</em>)</strong></p>
<p>Penjelasan sebelumnya adalah hukum mendengar nyanyian (<em>sama’ al-ghina’</em>). Ada hukum lain, yaitu mendengarkan nyanyian secara interaktif (<em>istima’ li al-ghina’</em>). Dalam bahasa Arab, ada perbedaan antara mendengar (<em>as-sama’</em>) dengan mendengar-interaktif (<em>istima’</em>). Mendengar nyanyian (<em>sama’ al-ghina’</em>) adalah sekedar mendengar, tanpa ada interaksi misalnya ikut hadir dalam proses menyanyinya seseorang. Sedangkan <em>istima’ li al-ghina’</em>, adalah lebih dari sekedar mendengar, yaitu ada tambahannya berupa interaksi dengan penyanyi, yaitu duduk bersama sang penyanyi, berada dalam satu forum, berdiam di sana, dan kemudian mendengarkan nyanyian sang penyanyi (<strong>Syaikh Muhammad asy-Syuwaiki</strong>, <strong><em>Al-Khalash wa Ikhtilaf an-Nas</em></strong>, hal. 104). Jadi kalau mendengar nyanyian (<em>sama’ al-ghina’</em>) adalah perbuatan jibiliyyah, sedang mendengar-menghadiri nyanyian (<em>istima’ al-ghina’</em>) bukan perbuatan jibiliyyah.</p>
<p>Jika seseorang mendengarkan nyanyian secara interaktif, dan nyanyian serta kondisi yang melingkupinya sama sekali tidak mengandung unsur kemaksiatan atau kemungkaran, maka orang itu boleh mendengarkan nyanyian tersebut.</p>
<p>Adapun jika seseorang mendengar nyanyian secara interaktif (<em>istima’ al-ghina’</em>) dan nyanyiannya adalah nyanyian haram, atau kondisi yang melingkupinya haram (misalnya ada <em>ikhthilat</em>) karena disertai dengan kemaksiatan atau kemunkaran, maka aktivitasnya itu adalah haram (<strong>Syaikh Muhammad asy-Syuwaiki</strong>, <strong><em>Al-Khalash wa Ikhtilaf an-Nas</em></strong>, hal. 104). Allah SWT berfirman:</p>
<p>“<em>Maka janganlah kamu duduk bersama mereka hingga mereka beralih pada pembicaraan yang lainnya.</em>” (<strong>Qs. an-Nisâ’ [4]: 140</strong>).</p>
<p>“<em>…Maka janganlah kamu duduk bersama kaum yang zhalim setelah (mereka) diberi peringatan.</em>” (<strong>Qs. al-An’âm [6]: 68</strong>).</p>
<p><strong>3.3. Hukum Memainkan Alat Musik</strong></p>
<p>Bagaimanakah hukum memainkan alat musik, seperti gitar, piano, rebana, dan sebagainya? Jawabannya adalah, secara tekstual (nash), ada satu jenis alat musik yang dengan jelas diterangkan kebolehannya dalam hadits, yaitu <em>ad-duff</em> atau <em>al-ghirbal</em>, atau rebana. Sabda Nabi Saw:</p>
<p>“<em>Umumkanlah pernikahan dan tabuhkanlah untuknya rebana (<strong>ghirbal</strong>).</em>” [<strong>HR. Ibnu Majah</strong>] (<strong> Abi Bakar Jabir al-Jazairi</strong>, <strong><em>Haramkah Musik Dan Lagu? (Al-I’lam bi Anna al-‘Azif wa al-Ghina Haram)</em></strong>, hal. 52; <strong>Toha Yahya Omar</strong>, <strong><em>Hukum Seni Musik, Seni Suara, Dan Seni Tari Dalam Islam</em></strong>, hal. 24).</p>
<p>Adapun selain alat musik <em>ad-duff</em> / <em>al-ghirbal</em>, maka ulama berbeda pendapat. Ada yang mengharamkan dan ada pula yang menghalalkan. Dalam hal ini penulis cenderung kepada pendapat <strong>Syaikh Nashiruddin al-Albani</strong>. Menurut <strong>Syaikh Nashiruddin al-Albani</strong> hadits-hadits yang mengharamkan alat-alat musik seperti seruling, gendang, dan sejenisnya, seluruhnya dha’if. Memang ada beberapa ahli hadits yang memandang shahih, seperti <strong>Ibnu Shalah</strong> dalam <strong><em>Muqaddimah ‘Ulumul Hadits</em></strong>, <strong>Imam an-Nawawi</strong> dalam <strong><em>Al-Irsyad</em></strong>, <strong>Imam Ibnu Katsir</strong> dalam <strong><em>Ikhtishar ‘Ulumul Hadits</em></strong>, <strong>Imam Ibnu Hajar</strong> dalam <strong><em>Taghliqul Ta’liq</em></strong>, <strong>as-Sakhawy</strong> dalam <strong><em>Fathul Mugits</em></strong>, <strong>ash-Shan’ani</strong> dalam <strong><em>Tanqihul Afkar</em></strong> dan <strong><em>Taudlihul Afkar</em></strong> juga <strong>Syaikh al-Islam Ibnu Taimiyah</strong> dan <strong>Imam Ibnul Qayyim</strong> dan masih banyak lagi. Akan tetapi <strong>Syaikh Nashiruddin al-Albani</strong> dalam kitabnya <strong><em>Dha’if al-Adab al-Mufrad</em></strong> setuju dengan pendapat <strong>Ibnu Hazm</strong> dalam <strong><em>Al-Muhalla</em></strong> bahwa hadits yang mengharamkan alat-alat musik adalah <em>Munqathi’</em> (<strong>Syaikh Nashiruddin Al-Albani</strong>, <strong><em>Dha’if al-Adab al-Mufrad</em></strong>, hal. 14-16).</p>
<p><strong>Imam Ibnu Hazm</strong> dalam kitabnya <strong><em>Al-Muhalla</em></strong>, juz VI, hal. 59 mengatakan:</p>
<p>“<em>Jika belum ada perincian dari Allah SWT maupun Rasul-Nya tentang sesuatu yang kita perbincangkan di sini [dalam hal ini adalah nyanyian dan memainkan alat-alat musik], maka telah terbukti bahwa ia halal atau boleh secara mutlak.</em>” (<strong>Dr. Abdurrahman al-Baghdadi</strong>, <strong><em>Seni Dalam Pandangan Islam</em></strong>, hal. 57).</p>
<p>Kesimpulannya, memainkan alat musik apa pun, adalah mubah. Inilah hukum dasarnya. Kecuali jika ada dalil tertentu yang mengharamkan, maka pada saat itu suatu alat musik tertentu adalah haram. Jika tidak ada dalil yang mengharamkan, kembali kepada hukum asalnya, yaitu mubah.</p>
<p><strong>3.4. Hukum Mendengarkan Musik</strong></p>
<p><strong>a. Mendengarkan Musik Secara Langsung (<em>Live</em>)</strong></p>
<p>Pada dasarnya mendengarkan musik (atau dapat juga digabung dengan vokal) secara langsung, seperti show di panggung pertunjukkan, di GOR, lapangan, dan semisalnya, hukumnya sama dengan mendengarkan nyanyian secara interaktif. Patokannya adalah tergantung ada tidaknya unsur kemaksiatan atau kemungkaran dalam pelaksanaannya.</p>
<p>Jika terdapat unsur kemaksiatan atau kemungkaran, misalnya syairnya tidak Islami, atau terjadi <em>ikhthilat</em>, atau terjadi penampakan aurat, maka hukumnya haram.</p>
<p>Jika tidak terdapat unsur kemaksiatan atau kemungkaran, maka hukumnya adalah mubah (<strong>Dr. Abdurrahman al-Baghdadi</strong>, <strong><em>Seni Dalam Pandangan Islam</em></strong>, hal. 74).</p>
<p><strong>b. Mendengarkan Musik Di Radio, TV, Dan Semisalnya</strong></p>
<p>Menurut <strong>Dr. Abdurrahman al-Baghdadi</strong> (<strong><em>Seni Dalam Pandangan Islam</em></strong>, hal. 74-76) dan <strong>Syaikh Muhammad asy-Syuwaiki</strong> (<strong><em>Al-Khalash wa Ikhtilaf an-Nas</em></strong>, hal. 107-108) hukum mendengarkan musik melalui media TV, radio, dan semisalnya, tidak sama dengan hukum mendengarkan musik secara langsung sepereti show di panggung pertunjukkan. Hukum asalnya adalah <strong>mubah</strong> (<em>ibahah</em>), bagaimana pun juga bentuk musik atau nyanyian yang ada dalam media tersebut.</p>
<p>Kemubahannya didasarkan pada hukum asal pemanfaatan benda (<em>asy-yâ’</em>) —dalam hal ini TV, kaset, VCD, dan semisalnya— yaitu mubah. Kaidah syar’iyah mengenai hukum asal pemanfaatan benda menyebutkan:</p>
<p><strong>Al-ashlu fi al-asy-yâ’ al-ibahah ma lam yarid dalilu at-tahrim</strong> “<em>Hukum asal benda-benda, adalah boleh, selama tidak terdapat dalil yang mengharamkannya.</em>” (<strong>Dr. Abdurrahman al-Baghdadi</strong>, <strong><em>Seni Dalam Pandangan Islam</em></strong>, hal. 76).</p>
<p>Namun demikian, meskipun asalnya adalah mubah, hukumnya dapat menjadi haram, bila diduga kuat akan mengantarkan pada perbuatan haram, atau mengakibatkan dilalaikannya kewajiban. Kaidah syar’iyah menetapkan:</p>
<p><strong>Al-wasilah ila al-haram haram</strong> “<em>Segala sesuatu perantaraan kepada yang haram, hukumnya haram juga.</em>” (<strong>Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani</strong>, <strong><em>Muqaddimah ad-Dustur</em></strong>, hal. 86).</p>
<p><strong>4. Pedoman Umum Nyanyian Dan Musik Islami</strong></p>
<p>Setelah menerangkan berbagai hukum di atas, penulis ingin membuat suatu pedoman umum tentang nyanyian dan musik yang Islami, dalam bentuk yang lebih rinci dan operasional. Pedoman ini disusun atas di prinsip dasar, bahwa nyanyian dan musik Islami wajib bersih dari segala unsur kemaksiatan atau kemungkaran, seperti diuraikan di atas. Setidaknya ada 4 (empat) komponen pokok yang harus diislamisasikan, hingga tersuguh sebuah nyanyian atau alunan musik yang indah (Islami):</p>
<p><strong>1.</strong> Musisi/Penyanyi.</p>
<p><strong>2.</strong> Instrumen (alat musik).</p>
<p><strong>3.</strong> Sya’ir dalam bait lagu.</p>
<p><strong>4.</strong> Waktu dan Tempat.</p>
<p>Berikut sekilas uraiannya:</p>
<p><strong>1). Musisi/Penyanyi</strong></p>
<p><strong>a)</strong> Bertujuan menghibur dan menggairahkan perbuatan baik (<em>khayr</em> / <em>ma’ruf</em>) dan menghapus kemaksiatan, kemungkaran, dan kezhaliman. Misalnya, mengajak jihad fi sabilillah, mengajak mendirikan masyarakat Islam. Atau menentang judi, menentang pergaulan bebas, menentang pacaran, menentang kezaliman penguasa sekuler.</p>
<p><strong>b)</strong> Tidak ada unsur <em>tasyabuh bil-kuffar</em> (meniru orang kafir dalam masalah yang bersangkutpaut dengan sifat khas kekufurannya) baik dalam penampilan maupun dalam berpakaian. Misalnya, mengenakan kalung salib, berpakaian ala pastor atau bhiksu, dan sejenisnya.</p>
<p><strong>c)</strong> Tidak menyalahi ketentuan syara’, seperti wanita tampil menampakkan aurat, berpakaian ketat dan transparan, bergoyang pinggul, dan sejenisnya. Atau yang laki-laki memakai pakaian dan/atau asesoris wanita, atau sebaliknya, yang wanita memakai pakaian dan/atau asesoris pria. Ini semua haram.</p>
<p><strong>2). Instrumen/Alat Musik</strong></p>
<p>Dengan memperhatikan instrumen atau alat musik yang digunakan para shahabat, maka di antara yang mendekati kesamaan bentuk dan sifat adalah:</p>
<p><strong>a)</strong> Memberi kemaslahatan bagi pemain ataupun pendengarnya. Salah satu bentuknya seperti genderang untuk membangkitkan semangat.</p>
<p><strong>b)</strong> Tidak ada unsur <em>tasyabuh bil-kuffar</em> dengan alat musik atau bunyi instrumen yang biasa dijadikan sarana upacara non muslim.</p>
<p>Dalam hal ini, instrumen yang digunakan sangat relatif tergantung maksud si pemakainya. Dan perlu diingat, hukum asal alat musik adalah mubah, kecuali ada dalil yang mengharamkannya.</p>
<p><strong>3). Sya’ir</strong></p>
<p>Berisi:</p>
<p><strong>a)</strong> <em>Amar ma’ruf</em> (menuntut keadilan, perdamaian, kebenaran dan sebagainya) dan <em>nahi munkar</em> (menghujat kedzaliman, memberantas kemaksiatan, dan sebagainya)</p>
<p><strong>b)</strong> Memuji Allah, Rasul-Nya dan ciptaan-Nya.</p>
<p><strong>c)</strong> Berisi <em>‘ibrah</em> dan menggugah kesadaran manusia.</p>
<p><strong>d)</strong> Tidak menggunakan ungkapan yang dicela oleh agama.</p>
<p><strong>e)</strong> Hal-hal mubah yang tidak bertentangan dengan aqidah dan syariah Islam.</p>
<p><strong>Tidak</strong> berisi:</p>
<p><strong>a)</strong> <em>Amar munkar</em> (mengajak pacaran, dan sebagainya) dan <em>nahi ma’ruf</em> (mencela jilbab,dsb).</p>
<p><strong>b)</strong> Mencela Allah, Rasul-Nya, al-Qur’an.</p>
<p><strong>c)</strong> Berisi “bius” yang menghilangkan kesadaran manusia sebagai hamba Allah.</p>
<p><strong>d)</strong> Ungkapan yang tercela menurut syara’ (porno, tak tahu malu, dan sebagainya).</p>
<p><strong>e)</strong> Segala hal yang bertentangan dengan aqidah dan syariah Islam.</p>
<p><strong>4). Waktu Dan Tempat</strong></p>
<p><strong>a)</strong> Waktu mendapatkan kebahagiaan (<em>waqtu sururin</em>) seperti pesta pernikahan, hari raya, kedatangan saudara, mendapatkan rizki, dan sebagainya.</p>
<p><strong>b)</strong> Tidak melalaikan atau menyita waktu beribadah (yang wajib).</p>
<p><strong>c)</strong> Tidak mengganggu orang lain (baik dari segi waktu maupun tempat).</p>
<p><strong>d)</strong> Pria dan wanita wajib ditempatkan terpisah (<em>infishal</em>) tidak boleh <em>ikhtilat</em> (campur baur).</p>
<p><strong>5. Penutup</strong></p>
<p>Demikianlah kiranya apa yang dapat penulis sampaikan mengenai hukum menyanyi dan bermusik dalam pandangan Islam. Tentu saja tulisan ini terlalu sederhana jika dikatakan sempurna. Maka dari itu, dialog dan kritik konstruktif sangat diperlukan guna penyempurnaan dan koreksi.</p>
<p>Penulis sadari bahwa permasalahan yang dibahas ini adalah permasalahan <em>khilafiyah</em>. Mungkin sebagian pembaca ada yang berbeda pandangan dalam menentukan status hukum menyanyi dan musik ini, dan perbedaan itu sangat penulis hormati.</p>
<p>Semua ini mudah-mudahan dapat menjadi kontribusi —walau pun cuma secuil— dalam upaya melepaskan diri dari masyarakat sekuler yang bobrok, yang menjadi pendahuluan untuk membangun peradaban dan masyarakat Islam yang kita idam-idamkan bersama, yaitu masyarakat Islam di bawah naungan <strong>Laa ilaaha illallah Muhammadur Rasulullah</strong>. <em>Amin</em>. [M. Shiddiq al-Jawi]</p>
<p><em>Wallahu a’lam bi ash-showab</em>.</p>
<p><strong>Daftar Bacaan</strong></p>
<p>* Abdullah, Muhammad Husain. 1995. Al-Wadhih fi Ushul Al-Fiqh. Cetakan II. (Beirut : Darul Bayariq).</p>
<p>* Al-Amidi, Saifuddin. 1996. Al-Ihkam fi Ushul Al-Ahkam. Juz I. Cetakan I. (Beirut : Darul Fikr).</p>
<p>* Al-Baghdadi, Abdurrahman. 1991. Seni Dalam Pandangan Islam. Cetakan I. (Jakarta : Gema Insani Press).</p>
<p>* Al-Jazairi, Abi Bakar Jabir. 1992. Haramkah Musik dan Lagu ? (Al-I’lam bi Anna Al-‘Azif wa Al-Ghina Haram). Alih Bahasa oleh Awfal Ahdi. Cetakan I. (Jakarta : Wala` Press).</p>
<p>* Al-Jaziri, Abdurrahman. 1999. Kitab Al-Fiqh ‘Ala Al-Madzahib Al-Arba’ah. Juz II. Qism Al-Mu’amalat. Cetakan I. (Beirut : Darul Fikr).</p>
<p>* Asy-Syaukani. Tanpa Tahun. Irsyadul Fuhul Ila Tahqiq Al-Haq min ‘Ilm Al-Ushul.(Beirut : Darul Fikr).</p>
<p>* Asy-Syuwaiki, Muhammad. Tanpa Tahun. Al-Khalash wa Ikhtilaf An-Nas. (Al-Quds : Mu`assasah Al-Qudsiyah Al-Islamiyyah).</p>
<p>* An-Nabhani, Taqiyuddin. 1953. Asy-Syakhshiyah Al-Islamiyah. Juz III (Ushul Al-Fiqh). Cetakan II. (Al-Quds : Min Mansyurat Hizb Al-Tahrir).</p>
<p>* ———-. 1963. Muqaddimah Ad-Dustur.(t.t.p. : t.p.).</p>
<p>* ———-. 1994. Asy-Syakhshiyah Al-Islamiyah. Juz I. Cetakan IV. (Beirut : Darul Ummah).</p>
<p>* ———-.2001. Nizham Al-Islam. (t.t.p. : t.p.).</p>
<p>* Ath-Thahhan, Mahmud. Tanpa Tahun. Taysir Musthalah Al-Hadits. (Surabaya : Syirkah Bungkul Indah).</p>
<p>* Bulletin An-Nur. Hukum Musik dan Lagu. <a href="http://www.alsofwah.or.id/" target="_blank"><span style="font-size:7.5pt;">http://www.alsofwah.or.id/</span></a></p>
<p>* Bulletin Istinbat. Mendengarkan Musik, Haram ? <a href="http://www.sidogiri.com/" target="_blank"><span style="font-size:7.5pt;">http://www.sidogiri.com/</span></a></p>
<p>* Fatwa Pusat Konsultasi Syariah. Lagu dan Musik. <a href="http://www.syariahonline.com/" target="_blank"><span style="font-size:7.5pt;">http://www.syariahonline.com/</span></a></p>
<p>* Kusuma, Juanda. 2001. Tentang Musik. <a href="http://www.pesantrenvirtual.com/" target="_blank"><span style="font-size:7.5pt;">http://www.pesantrenvirtual.com/</span></a></p>
<p>* “Norma Islam untuk Musisi, Instrumen, Sya’ir, dan Waktu”. Musik. <a href="http://www.ashifnet.tripod.com/" target="_blank"><span style="font-size:7.5pt;">http://www.ashifnet.tripod.com/</span></a></p>
<p>* Omar, Toha Yahya. 1983. Hukum Seni Musik, Seni Suara, dan Seni Tari Dalam Islam. Cetakan II. (Jakarta : Penerbit Widjaya).</p>
<p>* Santoso, Iman. Hukum Nyanyian dan Musik. <a href="http://www.ummigroup.co.id/" target="_blank"><span style="font-size:7.5pt;">http://www.ummigroup.co.id/</span></a></p>
<p>* Wafaa, Muhammad. 2001. Metode Tarjih Atas Kontradiksi Dalil-Dalil Syara’ (Ta’arudh Al-Adillah min Al-Kitab wa As-Sunnah wa At-Tarjih Baynaha). Alih Bahasa oleh Muslich. Cetakan I. (Bangil : Al-Izzah).</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adhiionian.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adhiionian.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adhiionian.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adhiionian.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adhiionian.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adhiionian.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adhiionian.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adhiionian.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adhiionian.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adhiionian.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adhiionian.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adhiionian.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adhiionian.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adhiionian.wordpress.com/149/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adhiionian.wordpress.com&amp;blog=6565291&amp;post=149&amp;subd=adhiionian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adhiionian.wordpress.com/2009/03/26/hukum-menyanyi-dan-musik-dalam-fiqih-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/464adebaf6ae30f0ecf0ba62c94f8733?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adhiionian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Prisa: Ratu Gitar Indonesia (cantik yah Gan :D)</title>
		<link>http://adhiionian.wordpress.com/2009/03/26/prisa-ratu-gitar-indonesia-cantik-yah-gan-d/</link>
		<comments>http://adhiionian.wordpress.com/2009/03/26/prisa-ratu-gitar-indonesia-cantik-yah-gan-d/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2009 12:54:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adhiionian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adhiionian.wordpress.com/?p=146</guid>
		<description><![CDATA[Prisa pertama kali belajar gitar karena kebetulan. Sewaktu masih SMP, Prisa tinggal di asrama kemudian iseng maenin gitar punya temannya. Gara-gara dimarahin sama yang punya gitar, akhirnya Prisa bertekad balas dendam dengan ikut ekskul gitar. Akhirnya Prisa dan temannya ikut ekskul barengan sambil balapan siapa yang nantinya lebih jago. Tahun 2005 sampai pertengahan tahun 2006 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adhiionian.wordpress.com&amp;blog=6565291&amp;post=146&amp;subd=adhiionian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-147" style="margin-left:4px;margin-right:4px;" title="prisa-lucu" src="http://adhiionian.files.wordpress.com/2009/03/prisa-lucu.jpg?w=217&#038;h=320" alt="prisa-lucu" width="217" height="320" />Prisa pertama kali belajar gitar karena kebetulan. Sewaktu masih SMP, Prisa tinggal di asrama kemudian iseng maenin gitar punya temannya. Gara-gara dimarahin sama yang punya gitar, akhirnya Prisa bertekad balas dendam dengan ikut ekskul gitar. Akhirnya Prisa dan temannya ikut ekskul barengan sambil balapan siapa yang nantinya lebih jago.</p>
<p>Tahun 2005 sampai pertengahan tahun 2006 nama Prisa cukup dikenal di scene underground bersama band metalnya, Zala. Band ini cukup menyita perhatian lantaran isi personelnya cewek semua. <span id="more-146"></span></p>
<p>]Tapi tidak hanya sekedar menjual image saja, skill mereka juga tidak kalah sama band-band cowok. Tahun 2006 bisa dibilang sebagai tahun emasnya Prisa dimana karirnya baik secara pribadi maupun kelompok makin sukses. Secara pribadi, ia terpilih menjadi model untuk portal gitar pertama di Indonesia, Gitaris.com. Ia juga sering disebut sebagai Miss Gitaris.com karena selalu menjadi wakil Gitaris.com di berbagai event dan media. Bersama bandnya, Zala, ia beberapa kali tampil di event <a href="http://1.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SU1pJDVliyI/AAAAAAAAAP8/0Tm3ONW589M/s1600-h/Prisa1_www.gitarkeren.blogspot.jpg"><img style="float:left;cursor:pointer;width:242px;height:320px;margin:0 10px 10px 0;" src="http://1.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SU1pJDVliyI/AAAAAAAAAP8/0Tm3ONW589M/s320/Prisa1_www.gitarkeren.blogspot.jpg" border="0" alt="" /></a>metal underground bahkan sampai Java Jazz 2006.</p>
<p><a href="http://4.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SU1owEggpXI/AAAAAAAAAP0/vt4YZPtNZK0/s1600-h/Prisa+soul..jpg"><img style="float:left;cursor:pointer;width:213px;height:320px;margin:0 10px 10px 0;" src="http://4.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SU1owEggpXI/AAAAAAAAAP0/vt4YZPtNZK0/s320/Prisa+soul..jpg" border="0" alt="" /></a>Bulan Juni 2006 kemudian Prisa tergabung dalam band baru bernama Dead Squad. Di band ini ia berpasangan dengan salah satu gitaris dari keluarga Item yang juga merupakan personel Andra &amp; The Backbone, Stevie Item. Kemudian pada bulan Juli Prisa mendapat kehormatan untuk berkolaborasi dengan salah satu maestro gitar Indonesia, Eet Sjahranie dalam penampilan Edane di PRJ. Bersama Edane, Prisa tampil membawakan lagu Cry Out dan Kau Manis Kau Ibliz. Selain itu ia juga dikontrak selama 2 bulan sebagai additional gitaris dan backing vocal untuk ‘band sejuta copy’, Sheila On 7, yang baru ditinggal salah satu gitarisnya. Bersama SO7 sempat tampil di SCTV dalam acara World Cup 2006 dan ikut dalam tour hingga ke Malaysia.</p>
<p>Tahun 2006 Prisa telah memutuskan untuk berhenti dari dunia pendidikan akademis dan memilih untuk terjun sebagai musisi profesional. Langkah yang diambil oleh Prisa untuk masuk ke industri musik adalah merilis album solo perdananya yang beraliran pop. Rencananya album tersebut akan dirilis setelah lebaran tahun 2007. Sebelum albumnya dirilis ia terlebih dahulu tampil sebagai ‘guest musician‘ di album ke-2 J-Rocks sebagai vocalis dan gitaris untuk single Kau Curi Lagi. Prisa juga memiliki side project lain yang ia beri nama Morning Star. Morning Star merupakan project iseng lain Prisa diluar album solonya. Hal ini menjadi pembuktian dari Prisa kalau ia juga mahir dalam permainan gitar akustik.</p>
<p>Bulan Juli 2007 Prisa diendorse oleh pihak Jackson Guitars. Ia dikontrak untuk menggunakan gitar Jackson DKMG Arch Top. Sebuah gebrakan yang sangat fenomenal mengingat ia adalah gitaris Indonesia pertama yang diendorse oleh Jackson.</p>
<p>Prisa : Ratu Gitar Indonesia Yang Baru</p>
<p>Data menarik seputar Prisa</p>
<p><a href="http://4.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SU1tHah3uhI/AAAAAAAAAQk/hX4NMUWdZNU/s1600-h/Prisa5_www.gitarkeren.blogspot.JPG"><img style="float:left;cursor:pointer;width:241px;height:320px;margin:0 10px 10px 0;" src="http://4.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SU1tHah3uhI/AAAAAAAAAQk/hX4NMUWdZNU/s320/Prisa5_www.gitarkeren.blogspot.JPG" border="0" alt="" /></a> * (2003) Additional vocal dan model video clip Seringai<br />
* (2006 Jan) Terpilih sebagai Miss Gitaris.com<br />
* (2006 Mar) Tampil bersama Zala di Java Jazz<br />
* (2006 Apr) Tampil di harian Kompas 23 April 2006 dalam artikel mengenai Gitaris.com<br />
* (2006 Mei) Talk show (Prisa + Mayzan) di GlobalTV dalam liputan mengenai Gitaris.com<br />
* (2006 Jun) Tampil bersama Sheila On 7 di Panggung World Cup sebagai additional vocal<br />
* (2006 Jul) Tampil bersama Edane sebagai guest gitaris di PRJ (membawakan 2 lagu)<br />
* (2006 Jul) Tampil bersama Abdee Slank dalam sebuah klinik<br />
* (2006 Jul) Model cover majalah Gitar Plus<br />
* (2006 Jul &#8211; Ags) Additional gitar+vocal Sheila On 7 (Promo tour album 507) hingga ke Malaysia<br />
* (2006 Ags) Model cover majalah HAI edisi “Sekarang Giliran Anak Metal”<br />
* (2006 Sep) Demonstran (bersama Irvan) untuk produk kabel Analysis Plus selama 4 hari di Balai Kartini<br />
* (2006 Nov) Tampil di majalah Trax edisi 11/2006 di column ‘GirlDoYouRock’<br />
* (2006 Des) Duet bersama Mayzan di acara gathering Gitaris.com membawakan lagu Elixir dari Marty Friedman<br />
* (2007 Jan) Gitaris.com di O-Chanel menampilkan Prisa<br />
* (2007 Jan) Majalah Audio Pro menampilkan profil &amp; wawancara Prisa<br />
* (2007 Feb) Gitaris.com di Black In News Trans 7 menampilkan Prisa<br />
* (2007 Mar) Koran Tempo menampilkan profil Prisa.<br />
* (2007 Ags) Tampil sebagai guest vocal + gitar J-Rocks untuk single Kau Curi Lagi</p>
<p><a href="http://2.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SU1tmwxb9nI/AAAAAAAAAQs/Ka6BspA9OI0/s1600-h/PRisa3_www.gitarkeren.blogspot.JPG"><img style="float:left;cursor:pointer;width:238px;height:320px;margin:0 10px 10px 0;" src="http://2.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SU1tmwxb9nI/AAAAAAAAAQs/Ka6BspA9OI0/s320/PRisa3_www.gitarkeren.blogspot.JPG" border="0" alt="" /></a>Nama Lengkap: Prisa Adinda Arini Rianzi<br />
Nick Di Forum Gitaris.com : TheCuteDeviL<br />
Tempat/Tgl Lahir : Jakarta / 6 Januari 1988<br />
E-mail Address : prisa.adinda@gmail.com<br />
Pekerjaan : Musisi<br />
Tempat Tinggal Sekarang : Jakarta<br />
Gitar : Jackson DKMG Arch Top, Jackson USA Randy Rhoads RR1, Fender USA Telecaster Flathead Custom Shop, Martin &amp; Co X series &amp; Fender Strat Eric Clapton<br />
Efek : Line 6 PODXTLive, Tonebone Hot British, Ibanez Tube Screamer 808<br />
Ampli : Roland Cube 30<br />
Group Band Saat ini : Dead Squad<br />
Pengalaman Band : Zala<br />
Pengaruh Musikal : Slayer, John Mayer, As I Lay Dying<br />
Style Permainan : Metal<br />
Teknik Favorit : Power Chord<br />
Gitaris Favorit : Mick Thompson, Steve Vai, dll<br />
Band Favorit : God Forbid, Trivium, As I Lay Dying, Killswitch Engage, Shadows Fall, Megadeth, Slayer, Unearth, Lamb of God, The Black Dahlia Murder,<br />
Album Favorit : Frail Words Collaps (As I Lay Dying), Ascendency (Trivium), Unhallowed (The Black Dahlia Murder), Gone forever (God Forbid), the end of heartache (Killswitch Engage), The Subliminal Verses (Slipknot), Ashes Of The Wake (Lamb Of God), The War Within (Shadows Fall), Waking The Fallen (Avanged Sevenfolds), The Uncoming Storm (Unearth)<br />
Lagu Yang Pertama Dipelajari : Anugerah Terindah (Sheila On 7)</p>
<p>Sumber : gitaris.com</p>
<p>Mau kontak Prisa?<br />
YM: prisacutedevil<br />
E-mail: prisa.adinda@gmail.com<br />
MySpace: http://www.myspace.com/prisathecutedevil<br />
Friendster: http://profiles.friendster.com/prisacutedevil, http://profiles.friendster.com/50227896</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adhiionian.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adhiionian.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adhiionian.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adhiionian.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adhiionian.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adhiionian.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adhiionian.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adhiionian.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adhiionian.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adhiionian.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adhiionian.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adhiionian.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adhiionian.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adhiionian.wordpress.com/146/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adhiionian.wordpress.com&amp;blog=6565291&amp;post=146&amp;subd=adhiionian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adhiionian.wordpress.com/2009/03/26/prisa-ratu-gitar-indonesia-cantik-yah-gan-d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/464adebaf6ae30f0ecf0ba62c94f8733?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adhiionian</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://adhiionian.files.wordpress.com/2009/03/prisa-lucu.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">prisa-lucu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://1.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SU1pJDVliyI/AAAAAAAAAP8/0Tm3ONW589M/s320/Prisa1_www.gitarkeren.blogspot.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://4.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SU1owEggpXI/AAAAAAAAAP0/vt4YZPtNZK0/s320/Prisa+soul..jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://4.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SU1tHah3uhI/AAAAAAAAAQk/hX4NMUWdZNU/s320/Prisa5_www.gitarkeren.blogspot.JPG" medium="image" />

		<media:content url="http://2.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SU1tmwxb9nI/AAAAAAAAAQs/Ka6BspA9OI0/s320/PRisa3_www.gitarkeren.blogspot.JPG" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>10 alsan kenapa grup band sering GAGAL</title>
		<link>http://adhiionian.wordpress.com/2009/03/26/143/</link>
		<comments>http://adhiionian.wordpress.com/2009/03/26/143/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2009 12:34:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adhiionian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adhiionian.wordpress.com/2009/03/26/143/</guid>
		<description><![CDATA[1. Mereka tidak memiliki tujuan Jika Anda tidak memiliki tujuan dalam mengembangkan karier, bagaimana Anda bisa mendeteksi sebuah kemajuan? Bisnis musik adalah bisnis yang keras, apalagi jika Anda tidak memiliki panduan yang jelas. Kebanyakan label rekaman, penerbit musik, manajer, produser, pengacara hiburan dan bahkan agensi booking tidak akan mau bekerjasama dengan artis yang belum jelas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adhiionian.wordpress.com&amp;blog=6565291&amp;post=143&amp;subd=adhiionian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-142" style="margin-left:4px;margin-right:4px;" title="2753562352_dee3d_wwwgitarkerenblogspotcom" src="http://adhiionian.files.wordpress.com/2009/03/2753562352_dee3d_wwwgitarkerenblogspotcom.jpg?w=288&#038;h=257" alt="2753562352_dee3d_wwwgitarkerenblogspotcom" width="288" height="257" />1. Mereka tidak memiliki tujuan<br />
Jika Anda tidak memiliki tujuan dalam mengembangkan karier, bagaimana Anda bisa mendeteksi sebuah kemajuan? Bisnis musik adalah bisnis yang keras, apalagi jika Anda tidak memiliki panduan yang jelas. Kebanyakan label rekaman, penerbit musik, manajer, produser, pengacara hiburan dan bahkan agensi booking tidak akan mau bekerjasama dengan artis yang belum jelas menentukan arah dan tujuan bagi bandnya. Mereka lebih memilih untuk bekerjasama dengan musisi yang memiliki tujuan jelas dan cekatan.<br />
<span id="more-143"></span>2. Mereka tidak memiliki perangkat menuju kesuksesan<br />
Berlawanan dengan kepercayaan orang banyak, sebenarnya memang ada sebuah “proses” untuk menjadi musisi professional dan mendapatkan sebuah kontrak rekaman. Industri musik dipenuhi dengan rumor, mitos dan misinformasi yang membuatnya sulit untuk menggoreskan kesuksesan di atasnya. Dengan memahami bagaimana industri musik ini bekerja tentunya dapat menjadi asset yang sangat berharga. Bagian dari “proses” yang di maksud ini termasuk di antaranya adalah penggunaan “perangkat” khusus yang telah menjadi standar dalam ruang lingkup industri musik! Daftar berikut memuat beberapa perangkat wajib yang Anda butuhkan guna mengejar karier yang serius sebagai musisi professional.<br />
PRESS KIT/PROMO PACK<br />
• Sebuah demo kaset/CD yang berisikan 3-5 lagu TERBAIK band Anda. (Kualitas jelas berpengaruh!)<br />
• Biografi artis. (Informasi penting tentang sang artis, termasuk siapa saja mereka, apa yang mereka lakukan, apa yang sedang mereka kerjakan, dan sebagainya.)<br />
• Daftar lagu (song list). (Seluruh judul lagu yang dibawakan oleh sang artis, milik sendiri atau cover)<br />
• Lirik-lirik lagu. (materi lirik-lirik lagu milik sang artis yang termuat dalam demo mereka.<br />
• Foto artis.<br />
• “Write-ups.” (Berbagai kisah menarik atau resensi yang ditulis media cetak tentang sang artis, bisa juga mengenai liputan tentang mereka di radio maupun televisi.)<br />
MAILING LIST<br />
Salah satu faktor terpenting dari kesuksesan Anda adalah dengan membangun, memelihara serta memaksimalkan pemanfaatan mailing list. Milis ini terdiri dari nama-nama dan kontak informasi para penggemar, kontak media, pelaku industri musik dan siapa saja yang memiliki minat yang sama (bisnis dan sebaliknya) dengan Anda (sang artis). Sebuah mailing list dapat menjadi asset yang berharga bagi artis siapa saja apabila mereka memanfaatkannya secara maksimal.<br />
DAFTAR TARGET MEDIA<br />
Pemanfaatan media guna mendukung kemajuan karier Anda merupakan hal yang sangat penting sifatnya. Ini mencakup di antaranya penerbitan- penerbitan industri musik, majalah-majalah, suratkabar, radio, televisi dan internet. Sebuah band atau artis yang sangat berbakat dan secara berkesinambungan melakukan promosi bagi kemajuan kariernya memiliki kesempatan yang besar untuk mendapat “perhatian” untuk dikontrak label rekaman. Pernahkah Anda mendengar orang berkata, “saya nggak pernah lihat dan nggak pernah tahu band mereka.” Nah, Anda harus berlawanan dengan komentar tadi! Berusahalah untuk selalu “tampil” sebanyak mungkin di depan banyak orang. Penuhi keingintahuan industri dan khalayak luas dengan aksi band Anda maka dijamin band Anda akan tampil di banyak tempat! Manfaatkan penggunaan media dengan memasang iklan atau beriklan secara gratis, sebarkan rilis pers, write-ups dan resensi, dan kalau bisa usahakan tampil di radio dan juga televisi juga.<br />
3. Mereka tidak memiliki seseorang untuk memandu karier<br />
Salah satu tanggungjawab dari manajer personal adalah untuk membantu artis mengambil keputusan yang berhubungan dengan karier musik mereka. Masalahnya, kebanyakan artis biasanya tidak memiliki banyak waktu untuk mencari manajemen yang bagus. Biasanya ini <a href="http://1.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SUn6OM3Z_1I/AAAAAAAAALE/r2v_xEQFZNA/s1600-h/Daniel,Jack,Enda+2+%281%29.jpg"><img style="float:left;cursor:pointer;width:320px;height:240px;margin:0 10px 10px 0;" src="http://1.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SUn6OM3Z_1I/AAAAAAAAALE/r2v_xEQFZNA/s320/Daniel,Jack,Enda+2+%281%29.jpg" border="0" alt="" /></a>terjadi karena kebanyakan manajer yang professional dan berpengalaman, sibuk sendiri dengan klien mereka masing-masing. Karena alasan inilah, banyak musisi yang lantas meminta kawan mereka sendiri untuk menjadi manajer. Yang sering terjadi kemudian, sang teman tadi ternyata justru cenderung menjadi seorang booking agent dibandingkan manajer personal band. (Lebih gampang mencarikan panggung tentunya dibandingkan harus memandu karier musik artis!) Karena “teman-teman” ini sangat awam dengan bisnis musik, mereka terkadang jatuhnya malah sering mempersulit dibanding mempermudah. Jika memang manajer yang Anda cari, maka carilah manajer! Jika teman- teman Anda berniat untuk membantu, mereka bisa menjual tiket di konser atau belajar mengoperasikan lighting! Jangan pertaruhkan karier band Anda di tangan seseorang yang sama sekali tidak memahami cara bekerja bisnis musik apalagi tidak berpengalaman sama sekali di dunia bisnis yang satu ini.<br />
4. Mereka menunggu untuk ditemukan<br />
Jika Anda “menunggu untuk ditemukan,” saya punya satu pertanyaan sederhana…<br />
“APA YANG SEBENARNYA YANG KAMU TUNGGU?”<br />
Ini seperti berkata, “Saya sedang menunggu sukses!” Jelas tidak masuk akal! Apa yang dimaksud oleh musisi-musisi ini ketika mereka bilang tengah menunggu untuk ditemukan sebenarnya adalah: “Saya sudah mentok karena benar-benar nggak tahu harus melakukan apa lagi!” Tidak ada yang perlu ditunggu-tunggu, mulai lakukan sesuatu, SEKARANG! Demand discovery, never wait for it!<br />
5. Mereka kurang berdedikasi<br />
Banyak band yang telah manggung bareng selama lebih dari 10 tahun sebelum akhirnya mendapatkan kontrak rekaman! Itulah dedikasi! Itulah kegigihan! Keuletan seperti itulah yang dapat membawa artis/band ke puncak kesuksesan di bisnis musik. Anda tentu tidak perlu tampil 10 tahun lamanya sebelum “keajaiban” terjadi, namun, bila Anda memiliki dedikasi untuk mengarungi suka- duka dan sukses menghalau segala rintangan yang manghalang, agaknya Anda sudah semakin dekat dengan “keajaiban” tersebut.<br />
6. Mereka benar-benar tidak tahu apa yang harus dilakukan<br />
Oke, berikut ini adalah; “3 Rahasia Besar untuk menjadi Sorang Musisi Profesional dan Mendapatkan Kontrak Rekaman!”<br />
• Asah terus bakat Anda! Latihan, latihan, latihan!<br />
• Didiklah diri Anda dengan berbagai pengetahuan tentang bisnis musik! Jangan sekali-sekali beranggapan kalau Anda mengerti semuanya, cari tahu! Jika Anda berfikir akan tahu dengan sendirinya nanti. Anda benar, memang begitu, tapi ini terjadi <a href="http://3.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SUn611e8QhI/AAAAAAAAALM/NNNLmFMX-iA/s1600-h/Foto%28829%29.jpg"><img style="float:right;cursor:pointer;width:320px;height:240px;margin:0 0 10px 10px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SUn611e8QhI/AAAAAAAAALM/NNNLmFMX-iA/s320/Foto%28829%29.jpg" border="0" alt="" /></a>setelah Anda tersandung dan jatuh berkali-kali. Jauh lebih pelik dari yang Anda bayangkan! Memang asyik-asyik saja belajar sambil mempraktekannya, tapi jangan sampai belajar dari kesalahan yang terjadi berkali-kali, dong! Ini sangat memakan waktu dan sangat menyakitkan bagi diri Anda sendiri tentunya. Carilah fakta-fakta dan pelajari bisnis ini dengan cara yang benar!<br />
• Promosi, promosi, promosi! Mungkin Anda adalah musisi terhebat atau penyanyi paling sensasional yang pernah ada di planet ini, tapi kalau tanpa di dukung promosi, siapa yang tahu?<br />
7. Mereka lebih banyak punya alasan mengapa mereka tidak bisa dibandingkan mereka bisa!<br />
Banyak musisi yang belum apa-apa sudah memasang banyak penghalang di benak mereka. Hal ini malah membuat mereka jauh dari kesuksesan. Jangan biarkan kekurangan PD merongrong bakat atau karier musik yang telah Anda impi-impikan sejak lama. Ego yang sehat malah dibutuhkan dalam bisnis musik. (seorang ego-maniak tidak mendapat tempat di sini!)<br />
8. Mereka tidak memiliki komitmen jangka panjang<br />
Jika Anda tidak jujur melihat diri Anda sendiri sebagai seorang musisi lebih dari 6 bulan sampai satu atau dua tahun, maka Anda sedang melalui sebuah fase yang bagi kita musisi “beneran” selalu berharap agar Anda MENGHILANG secepatnya! Menjadi seorang musisi adalah kerja keras seumur hidup, bukannya iseng-iseng! Musisi-musisi yang sukses di industri musik tidak sekadar memasukkan jempol kaki mereka untuk memeriksa keadaan air, mereka langsung terjun dengan kepala mereka lebih dahulu dan TIDAK pernah melihat ke belakang lagi! Sekali Anda telah menjadi seorang musisi maka seumur hidup Anda akan terus menjadi musisi!<br />
9. Mereka tidak serius<br />
Jika Anda memperlakukan musik hanya sebagai hobi, maka selamanya ia akan seperti itu! Jika Anda tidak menggiring musik dan band Anda menjadi serius, maka tidak seorangpun yang akan mau serius dengan band Anda! Jika tujuan Anda adalah menjadi musisi professional, Anda harus menampilkan diri Anda dan apa yang Anda lakukan secara professional pula!<br />
10. Mereka tidak berbakat sama sekali<br />
Salah satu alasan terbesar mengapa begitu sulit untuk menembus bisnis musik adalah karena bisnis ini merupakan bisnis yang kompleks. Semua orang kebelet menjadi bintang. Apa yang membuatnya semakin sulit ditembus ternyata karena makin banyak lahir musisi jadi-jadian yang merusak kesempatan bagi musisi-musisi berbakat! Label-label rekaman dibombardir dengan demo-demo “sampah” yang sangat jauh dari standar industri musik. Tidak heran makanya demo-demo ini kemudian langsung berakhir di keranjang sampah walau belum sempat dibuka sama sekali! Ini artinya bagi musisi professional, orang tersebut harus menunggu sampai bagian A&amp;R dari label-label rekaman tersebut selesai menyortir satu-persatu ribuan “sampah” tersebut sebelum akhirnya benar-benar dibuka dan disimak oleh mereka.</p>
<p>mudah2an anak2 band INDONESIA bisa lebih baik lagi berkarya musik !</p>
<p>Amin <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adhiionian.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adhiionian.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adhiionian.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adhiionian.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adhiionian.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adhiionian.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adhiionian.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adhiionian.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adhiionian.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adhiionian.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adhiionian.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adhiionian.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adhiionian.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adhiionian.wordpress.com/143/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adhiionian.wordpress.com&amp;blog=6565291&amp;post=143&amp;subd=adhiionian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adhiionian.wordpress.com/2009/03/26/143/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/464adebaf6ae30f0ecf0ba62c94f8733?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adhiionian</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://adhiionian.files.wordpress.com/2009/03/2753562352_dee3d_wwwgitarkerenblogspotcom.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">2753562352_dee3d_wwwgitarkerenblogspotcom</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://1.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SUn6OM3Z_1I/AAAAAAAAALE/r2v_xEQFZNA/s320/Daniel,Jack,Enda+2+%281%29.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://3.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SUn611e8QhI/AAAAAAAAALM/NNNLmFMX-iA/s320/Foto%28829%29.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Gitar TERMAHAL di dunia !</title>
		<link>http://adhiionian.wordpress.com/2009/03/26/gitar-termahal-di-dunia/</link>
		<comments>http://adhiionian.wordpress.com/2009/03/26/gitar-termahal-di-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2009 12:19:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adhiionian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adhiionian.wordpress.com/?p=139</guid>
		<description><![CDATA[GITAR-GITAR TERMAHAL DI DUNIA Berapa harga gitar termahal yang anda ketahui? Rp. 100 juta? Rp. 200 juta? Sangat jarang sekali harga sebuah gitar mencapai ratusan juta tanpa embel-embel di belakangnya. Biasanya harga satu buah gitar tak lebih dari 8 digit. Tingginya harga sebuah gitar biasanya disebabkan oleh sejumlah faktor seperti dalam event apa gitar itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adhiionian.wordpress.com&amp;blog=6565291&amp;post=139&amp;subd=adhiionian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-138" style="margin-left:4px;margin-right:4px;" title="expensivestrat1" src="http://adhiionian.files.wordpress.com/2009/03/expensivestrat1.jpg?w=191&#038;h=402" alt="expensivestrat1" width="191" height="402" />GITAR-GITAR TERMAHAL DI DUNIA  Berapa harga gitar termahal yang anda ketahui? Rp. 100 juta? Rp. 200 juta? Sangat jarang sekali harga sebuah gitar mencapai ratusan juta tanpa embel-embel di belakangnya. Biasanya harga satu buah gitar tak lebih dari 8 digit. Tingginya harga sebuah gitar biasanya disebabkan oleh sejumlah faktor seperti dalam event apa gitar itu dijual, dan siapa pemiliknya.     Berikut ini adalah daftar 3 besar gitar termahal di dunia (dirangkum dari berbagai sumber) :     Tempat ke-3 diduduki oleh Gibson ES-335 1964 milik Eric Clapton yang terjual dengan harga USD 847.500 atau setara dengan Rp. 7.881.750.000,- (Rp. 7,8M). Sementara posisi ke-2 ditempati oleh Fender Stratocaster &#8216;Blackie&#8217;.</p>
<p><span id="more-139"></span>Juga salah satu gitar bersejarah dari Eric Clapton. Gitar yang diberi nick name Blackie ini terjual dengan harga USD 959.500. Harga gitar ini setara dengan Rp. 8.635.500.000,- (Rp. 8,6M). Yang menarik, &#8216;Blackie&#8217; pada awalnya hanya ditawarkan dengan harga kisaran USD 150.000 sebelum akhirnya membengkak hingga lebih dari 6 kali lipatnya.  Sementara di posisi teratas yang memegang rekor harga gitar termahal didunia dipegang oleh Fender Stratocaster Standar Series yang ditandatangani oleh sejumlah musisi seperti Jimmy Page, Eric Clapton, Mick Jagger, Brian May, Liam Gallagher, Jeff Beck, Pete Townshend, Ray Davies, David Gilmour, Bryan Adams, Tony Iommi, Mark Knopfler, Angus Young, Malcolm Young, Keith Richards, Ronnie Wood, Paul McCartney, Sting, dan Noel Gallagher.  Gitar tersebut terjual dalam sebuah lelang di Doha, Qatar, dalam rangka acara pengumpulan dana bagi korban bencana Tsunami yang sempat memporak-porandakan sejumlah wilayah di Asia dimana Aceh menjadi salah satu wilayah yang terkena dampak kerusakan terbesar.  Gitar tersebut terjual dengan harga USD 2.800.000. Atau jika dirupiahkan dengan kurs USD 1 = Rp. 9000,- maka harga gitar tersebut adalah Rp. 25.200.000.000,- (Rp. 25,2 M)! Sebuah angka yang sangat fantastis. Selain dapat membantu korban tsunami, uang sebanyak itu juga dapat ditukar dengan sekitar 2500 buah Fender Stratocaster American Standard untuk diberikan kepada sekitar 2.500 anggota Gitaris.com jika harga gitar tersebut per buahnya dihitung @Rp. 10.000.000,-  Dari 3 daftar gitar termahal di dunia tersebut, nama Eric Clapton selalu terlibat didalamnya. Baik sebagai pemilik, maupun sebagai pihak yang membuat harga gitar tersebut menjadi semakin mahal. Mudah-mudahan hal seperti ini dapet ditiru oleh setiap gitaris di belahan dunia manapun. (/diaz)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adhiionian.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adhiionian.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adhiionian.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adhiionian.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adhiionian.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adhiionian.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adhiionian.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adhiionian.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adhiionian.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adhiionian.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adhiionian.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adhiionian.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adhiionian.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adhiionian.wordpress.com/139/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adhiionian.wordpress.com&amp;blog=6565291&amp;post=139&amp;subd=adhiionian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adhiionian.wordpress.com/2009/03/26/gitar-termahal-di-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/464adebaf6ae30f0ecf0ba62c94f8733?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adhiionian</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://adhiionian.files.wordpress.com/2009/03/expensivestrat1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">expensivestrat1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lawak Sejenak :D</title>
		<link>http://adhiionian.wordpress.com/2009/03/26/lawak-sejenak-d/</link>
		<comments>http://adhiionian.wordpress.com/2009/03/26/lawak-sejenak-d/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2009 12:08:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adhiionian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adhiionian.wordpress.com/?p=135</guid>
		<description><![CDATA[Group Band Indonesia Sebuah koran lokal Bandung baru-baru ini memberikan bahwa ADA seorang pemuda yang berpenampilan bak DEWA dengan salah satu GIGI depannya terbuat dari JAMRUD, secara NAIF menggunakan bahasa SLANK berusaha membeli POTRET Inul dengan bingkai yang ber-WARNA COKELAT, di pusat pembelanjaaan BIP, Bandung. Selanjutnya diketahui juga bahwa beberapa saat kemudian , PASS jam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adhiionian.wordpress.com&amp;blog=6565291&amp;post=135&amp;subd=adhiionian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-134" style="margin-left:4px;margin-right:4px;" title="skeleton-figurine-guitar" src="http://adhiionian.files.wordpress.com/2009/03/skeleton-figurine-guitar.jpg?w=246&#038;h=265" alt="skeleton-figurine-guitar" width="246" height="265" />Group Band Indonesia  Sebuah koran lokal Bandung baru-baru ini memberikan bahwa ADA seorang pemuda yang berpenampilan bak DEWA dengan salah satu GIGI depannya terbuat dari JAMRUD, secara NAIF menggunakan bahasa SLANK berusaha membeli POTRET Inul dengan bingkai yang ber-WARNA COKELAT, di pusat pembelanjaaan BIP, Bandung. Selanjutnya diketahui juga bahwa beberapa saat kemudian , PASS jam SATOE siang, sang pemuda yang mengaku bernama PETERPAN itu diketahui memesan PADI yang sudah berubah menjadi menjadi nasi hangat lengkap dengan lauk-pauknya plus es MOCCA yang jelas-jelas tidak mengandung ELEMENT CAFFEINE. Jelas, SEUERIUS tidaknya berita ini, tergantung persepsi Anda masing- masing   © Daniel, 2008 vanza_vanfi@yahoo.com www.gitarkeren.blogspot.com</p>
<p>Hhaha, lucu nggk Gan !! <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adhiionian.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adhiionian.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adhiionian.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adhiionian.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adhiionian.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adhiionian.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adhiionian.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adhiionian.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adhiionian.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adhiionian.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adhiionian.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adhiionian.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adhiionian.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adhiionian.wordpress.com/135/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adhiionian.wordpress.com&amp;blog=6565291&amp;post=135&amp;subd=adhiionian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adhiionian.wordpress.com/2009/03/26/lawak-sejenak-d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/464adebaf6ae30f0ecf0ba62c94f8733?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adhiionian</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://adhiionian.files.wordpress.com/2009/03/skeleton-figurine-guitar.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">skeleton-figurine-guitar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nyari melodi gitar pake bantuan Winamp</title>
		<link>http://adhiionian.wordpress.com/2009/03/26/nyari-melodi-gitar-pake-bantuan-winamp/</link>
		<comments>http://adhiionian.wordpress.com/2009/03/26/nyari-melodi-gitar-pake-bantuan-winamp/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2009 11:55:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adhiionian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adhiionian.wordpress.com/?p=130</guid>
		<description><![CDATA[NYARI MELODI GITAR PAKE BANTUAN WINAMP Kalo elo merasa lagu yang lagi elo cari melodi gitarnya kecepetan jadi elo gak bisa konsen nyari nadanya mungkin cara ini bisa berguna bagi elo. Langkah-langkahnya : 1. Elo putar lagu elo pake player mp3 Winamp (yang gua test pake Winamp 5.531), kalo format lagu elo bukan mp3 mendingan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adhiionian.wordpress.com&amp;blog=6565291&amp;post=130&amp;subd=adhiionian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-128" style="margin-left:4px;margin-right:4px;" title="winamp-full1" src="http://adhiionian.files.wordpress.com/2009/03/winamp-full1.jpg?w=190&#038;h=320" alt="winamp-full1" width="190" height="320" />NYARI MELODI GITAR PAKE BANTUAN WINAMP</p>
<p>Kalo elo merasa lagu yang lagi elo cari melodi gitarnya kecepetan jadi elo gak bisa konsen nyari nadanya mungkin cara ini bisa berguna bagi elo. Langkah-langkahnya :<br />
1. Elo putar lagu elo pake player mp3 Winamp (yang gua test pake Winamp 5.531), kalo format lagu elo bukan mp3 mendingan elo convert lagu ke mp3 dulu.</p>
<p><span id="more-130"></span><br />
2. Klik kanan di Winamp –&gt; Option –&gt; Preferences<br />
<a href="http://2.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SVN4udzPPLI/AAAAAAAAATU/J_SThIoAl-k/s1600-h/Klik+Kanan+Winamp.jpg"></a></p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-131" title="klik-kanan-winamp1" src="http://adhiionian.files.wordpress.com/2009/03/klik-kanan-winamp1.jpg?w=200&#038;h=187" alt="klik-kanan-winamp1" width="200" height="187" /></p>
<p>3. Nah dibawah Tulisan Plug-ins ada DSP/Effect (kolom sebelah kiri)<br />
<a href="http://2.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SVN5vDSEg4I/AAAAAAAAATc/oHx-3g3kr8s/s1600-h/DSP.jpg"><img style="display:block;text-align:center;cursor:pointer;width:68px;height:200px;margin:0 auto 10px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SVN5vDSEg4I/AAAAAAAAATc/oHx-3g3kr8s/s200/DSP.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
<p>4. Klik Nullsoft Signal Processing Studio DSP (kolom sebelah kanan)<br />
<a href="http://2.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SVN7PIzkxeI/AAAAAAAAATk/MNSKrqu09vQ/s1600-h/Nulsoft+Signal.jpg"><img style="display:block;text-align:center;cursor:pointer;width:200px;height:173px;margin:0 auto 10px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SVN7PIzkxeI/AAAAAAAAATk/MNSKrqu09vQ/s200/Nulsoft+Signal.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
<p>5. Klik Tombol Configure Activate Plug-in -&gt; Keluar Kotak Dialog -&gt; Pilih Load<br />
<a href="http://1.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SVN8FJa3cTI/AAAAAAAAATs/UVf8BEn3erM/s1600-h/Configure.jpg"><img style="display:block;text-align:center;cursor:pointer;width:320px;height:51px;margin:0 auto 10px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SVN8FJa3cTI/AAAAAAAAATs/UVf8BEn3erM/s320/Configure.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
<p>6. Pilih File : justin &#8211; simple pitch and tempo (half-2x) control.sps (di Folder X:\Program Files\Winamp\Plugins\DSP_SPS , X: Drive tempat lo nginstall Winamp)<br />
<a href="http://3.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SVN8rBIZQgI/AAAAAAAAAT0/BVXCswnWSGo/s1600-h/Justin.jpg"><img style="display:block;text-align:center;cursor:pointer;width:320px;height:238px;margin:0 auto 10px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SVN8rBIZQgI/AAAAAAAAAT0/BVXCswnWSGo/s320/Justin.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
<p>7. Klik/ Ceklist Kotak tulisan enable processing.<br />
<a href="http://2.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SVN9eSRnd5I/AAAAAAAAAT8/U3tjlH90AzI/s1600-h/Enable+Processing.jpg"><img style="display:block;text-align:center;cursor:pointer;width:228px;height:320px;margin:0 auto 10px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SVN9eSRnd5I/AAAAAAAAAT8/U3tjlH90AzI/s320/Enable+Processing.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
<p>8. Nah disitu ada slide turun naik tempo, tinggal elo atur dah sesuai kemauan.<br />
<a href="http://2.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SVN9zOzos1I/AAAAAAAAAUE/GKuFq6DQr4Y/s1600-h/Turun+Naik.jpg"><img style="display:block;text-align:center;cursor:pointer;width:69px;height:218px;margin:0 auto 10px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SVN9zOzos1I/AAAAAAAAAUE/GKuFq6DQr4Y/s320/Turun+Naik.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
<p>Moga bermanfaat tulisan gua ini.</p>
<p><a href="http://4.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SU-Dj5V7K6I/AAAAAAAAASE/wdhRIbtvQTA/s1600-h/Foto%28864%29.jpg"><img style="float:left;cursor:pointer;width:200px;height:150px;margin:0 10px 10px 0;" src="http://4.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SU-Dj5V7K6I/AAAAAAAAASE/wdhRIbtvQTA/s200/Foto%28864%29.jpg" border="0" alt="" /></a>© Daniel, 2008<br />
vanza_vanfi@yahoo.com<br />
<a href="http://gitarkeren.blogspot.com/">gitarkerenblogspot.com</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adhiionian.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adhiionian.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adhiionian.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adhiionian.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adhiionian.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adhiionian.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adhiionian.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adhiionian.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adhiionian.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adhiionian.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adhiionian.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adhiionian.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adhiionian.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adhiionian.wordpress.com/130/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adhiionian.wordpress.com&amp;blog=6565291&amp;post=130&amp;subd=adhiionian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adhiionian.wordpress.com/2009/03/26/nyari-melodi-gitar-pake-bantuan-winamp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/464adebaf6ae30f0ecf0ba62c94f8733?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adhiionian</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://adhiionian.files.wordpress.com/2009/03/winamp-full1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">winamp-full1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://adhiionian.files.wordpress.com/2009/03/klik-kanan-winamp1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">klik-kanan-winamp1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://2.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SVN5vDSEg4I/AAAAAAAAATc/oHx-3g3kr8s/s200/DSP.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://2.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SVN7PIzkxeI/AAAAAAAAATk/MNSKrqu09vQ/s200/Nulsoft+Signal.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://1.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SVN8FJa3cTI/AAAAAAAAATs/UVf8BEn3erM/s320/Configure.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://3.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SVN8rBIZQgI/AAAAAAAAAT0/BVXCswnWSGo/s320/Justin.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://2.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SVN9eSRnd5I/AAAAAAAAAT8/U3tjlH90AzI/s320/Enable+Processing.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://2.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SVN9zOzos1I/AAAAAAAAAUE/GKuFq6DQr4Y/s320/Turun+Naik.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://4.bp.blogspot.com/_UY_kkG4uvWk/SU-Dj5V7K6I/AAAAAAAAASE/wdhRIbtvQTA/s200/Foto%28864%29.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>VIdeo Funky Kopral menyindir para pemimpin Indonesia !!!</title>
		<link>http://adhiionian.wordpress.com/2009/03/26/video-funky-kopral-menyindir-para-pemimpin-indonesia/</link>
		<comments>http://adhiionian.wordpress.com/2009/03/26/video-funky-kopral-menyindir-para-pemimpin-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2009 11:34:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adhiionian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adhiionian.wordpress.com/?p=124</guid>
		<description><![CDATA[Hha . Gan, lucu juga nih videonya, gw ambil dr forum KASKUS, dengan video ini, menyindir para pemimpin2 kita yang membuat JANJI2 Palsu !!! nih, nonton aja gan<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adhiionian.wordpress.com&amp;blog=6565291&amp;post=124&amp;subd=adhiionian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hha . Gan, lucu juga nih videonya, gw ambil dr forum KASKUS, dengan video ini, menyindir para pemimpin2 kita yang membuat <span style="color:#ff0000;">JANJI2 Palsu !!!</span></p>
<p>nih, nonton aja gan <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='468' height='294' src='http://www.youtube.com/embed/ptZmRqNGPqc?version=3&amp;rel=1&amp;fs=1&amp;showsearch=0&amp;showinfo=1&amp;iv_load_policy=1&amp;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adhiionian.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adhiionian.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adhiionian.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adhiionian.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adhiionian.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adhiionian.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adhiionian.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adhiionian.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adhiionian.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adhiionian.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adhiionian.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adhiionian.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adhiionian.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adhiionian.wordpress.com/124/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adhiionian.wordpress.com&amp;blog=6565291&amp;post=124&amp;subd=adhiionian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adhiionian.wordpress.com/2009/03/26/video-funky-kopral-menyindir-para-pemimpin-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/464adebaf6ae30f0ecf0ba62c94f8733?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adhiionian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Udah dokter, vokalis lagi :)</title>
		<link>http://adhiionian.wordpress.com/2009/03/26/udah-dokter-vokalis-lagi/</link>
		<comments>http://adhiionian.wordpress.com/2009/03/26/udah-dokter-vokalis-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2009 11:09:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adhiionian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adhiionian.wordpress.com/?p=118</guid>
		<description><![CDATA[Teuku Adi Fitrian alias Tompi (lahir di Lhokseumawe, Nanggroe Aceh Darussalam, 22 September 1978; umur 30 tahun) adalah penyanyi jazz indonesia yang dikenal melalui album Bali Lounge dan juga solo album-nya. Lahir dan besar di Lhokseumawe Aceh, karakter vokalnya dipengaruhi oleh nyanyian tradisional Aceh dan mengaji Al Quran. Selain menyanyi, dia adalah lulusan Fakultas Kedokteran [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adhiionian.wordpress.com&amp;blog=6565291&amp;post=118&amp;subd=adhiionian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-119" style="margin-left:4px;margin-right:4px;" title="180px-tompi" src="http://adhiionian.files.wordpress.com/2009/03/180px-tompi.jpg?w=180&#038;h=270" alt="180px-tompi" width="180" height="270" />Teuku Adi Fitrian</strong> alias <strong>Tompi</strong> (lahir di <a title="Kota Lhokseumawe" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Lhokseumawe">Lhokseumawe</a>, <a title="Nanggroe Aceh Darussalam" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nanggroe_Aceh_Darussalam">Nanggroe Aceh Darussalam</a>, <a title="22 September" href="http://id.wikipedia.org/wiki/22_September">22 September</a> <a title="1978" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1978">1978</a>; umur 30 tahun) adalah penyanyi jazz indonesia yang dikenal melalui album Bali Lounge dan juga solo album-nya.</p>
<p>Lahir dan besar di <a class="mw-redirect" title="Lhokseumawe" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lhokseumawe">Lhokseumawe</a> <a class="mw-redirect" title="Aceh" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Aceh">Aceh</a>, karakter vokalnya dipengaruhi oleh nyanyian tradisional Aceh dan mengaji Al Quran.</p>
<p>Selain menyanyi, dia adalah lulusan Fakultas Kedokteran <a title="Universitas Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Universitas_Indonesia">Universitas Indonesia</a> dan saat ini sedang menempuh spesialisasi di bidang <a title="Bedah plastik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bedah_plastik">bedah plastik</a></p>
<span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='468' height='294' src='http://www.youtube.com/embed/KW0eHvhY6Dw?version=3&amp;rel=1&amp;fs=1&amp;showsearch=0&amp;showinfo=1&amp;iv_load_policy=1&amp;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adhiionian.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adhiionian.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adhiionian.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adhiionian.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adhiionian.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adhiionian.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adhiionian.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adhiionian.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adhiionian.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adhiionian.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adhiionian.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adhiionian.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adhiionian.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adhiionian.wordpress.com/118/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adhiionian.wordpress.com&amp;blog=6565291&amp;post=118&amp;subd=adhiionian&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adhiionian.wordpress.com/2009/03/26/udah-dokter-vokalis-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/464adebaf6ae30f0ecf0ba62c94f8733?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adhiionian</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://adhiionian.files.wordpress.com/2009/03/180px-tompi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">180px-tompi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
